Warga Binaan Lapas Piru Tanam Bibit Semangka Hasil Pelatihan Kemandirian

Piru, Salawaku– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru kembali melaksanakan penanaman bibit semangka melalui program pembinaan keberlanjutan warga binaan dalam bidang pertanian di lahan pertnanian Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Piru, Rabu(30/7). Penanaman dilakukan dengan penuh antusias dan semangat tinggi dari warga binaan sebagai wujud implementasi 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendukung ketahanan pangan.

Kepala Sub Seksi Keamanan Lapas Piru, M. Imbran Slamat yang mendampingi langusng pembinaan tersebut, menyampaikan bahwa penanaman semangka yang dilakukan merupakan keberlanjutan dari program pelatihan kemandirian warga binaan dalam bidang pembibitan yang berakhir pada selasa lalu dan sukses memberikan hasil sekitar 30-40 bibit semangka.

“Penanaman ini menjadi bukti nyata dari upaya lanjutan Lapas Piru dalam meningkatkan keterampilan warga binaan agar tidak hanya menghasilkan bibit dalam ilmu yang didapatkan, tetapi juga dapat memberikan hasil panen berkualitas setelah bibit tersebut ditanam dan dibudidayakan,” tutur Slamat

Senada dengan hal itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja juga menambahkan bahwa penanaman lanjutan tersebut bertujuan untuk terus memberikan pembinaan dan pembimbingan bagi warga binaan menuju kehidupan yang lebih baik dan produktif setelah kembali ke masyarakat.

“hal ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan yang berharga bagi warga binaan agar nantinya dapat dipergunakan untuk menciptakan peluang ekonomi dan mewujudkan ketahanan pangan dilingkungan masyarakat, ” ungkap Ramdhan

Selanjutnya, dalam kegiatan tersebut, warga binaan juga secara langsung dibimbing dan latih dengan teknik dan prosedur yang tepat dalam membudidayakan tanaman, khususnya dalam penyiapan lahan hingga perawatan bibit semangka yang ditanam, sehingga nantinya dapat terus berlanjut dan memberikan hasil panen yang berkualiatas serta menjadi bekal keterampilan bagi warga binnan agar lebih produktif dan mandiri dalam mewujudkan ketaanan pangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *