Stok Beras BULOG Maluku Capai 24.400 Ton, Komisi IV DPR RI Tekankan Kesiapan Distribusi

Ambon, Salawaku, — Ketersediaan stok beras di wilayah kepulauan menjadi perhatian Komisi IV DPR RI saat melakukan kunjungan kerja reses di Kompleks Pergudangan Perum BULOG Nusaniwe, Ambon, Jumat (9/10/2026).

Dalam kunjungan tersebut, rombongan yang dipimpin Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Soeharto, meninjau langsung kondisi persediaan beras sekaligus melihat kesiapan pengelolaan cadangan pangan yang menjadi bagian penting dalam menjaga pasokan bagi masyarakat.

Berdasarkan data BULOG, stok beras yang dikelola Kantor Wilayah Maluku dan Maluku Utara tercatat sebanyak 24.400 ton.

Jumlah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga ketersediaan pangan di wilayah Maluku dan Maluku Utara yang memiliki karakteristik geografis kepulauan, sehingga pengelolaan stok dan kelancaran distribusi menjadi faktor penting dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

Siti Hediati Soeharto mengatakan, keberhasilan pengadaan beras dalam skala nasional harus diikuti dengan pengelolaan dan pemerataan stok hingga ke seluruh wilayah Indonesia.

“Pentingnya memastikan besarnya capaian pengadaan nasional diikuti pengelolaan dan pemerataan stok pangan hingga seluruh wilayah Indonesia, termasuk kawasan kepulauan,” ujarnya.

Menurutnya, kunjungan tersebut juga bertujuan memastikan stok beras yang dikelola BULOG tersedia, terjaga kualitasnya, dan siap digunakan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan, keberhasilan pengadaan di tingkat nasional perlu diimbangi dengan kesiapan distribusi hingga daerah agar manfaat penguatan cadangan pangan dapat dirasakan secara merata.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Perum BULOG, Mayor Jenderal TNI (Purn.) Dr. Marga Taufiq, S.H., M.H., menyampaikan bahwa hingga 8 Oktober 2026, pengadaan gabah dan beras dalam negeri mencapai 4.115.014 ton setara beras atau 102,88 persen dari target pemerintah sebesar 4 juta ton.

Capaian tersebut menjadi rekor tertinggi sepanjang sejarah BULOG dan memperkuat cadangan beras pemerintah untuk mendukung stabilisasi pasokan serta harga pangan, termasuk melalui program SPHP dan penyaluran bantuan pangan.

Namun, penguatan cadangan pangan tidak hanya bertumpu pada besarnya pengadaan. Pengelolaan stok, pemeliharaan kualitas beras, serta kesiapan penyaluran juga menjadi bagian penting untuk memastikan pasokan tersedia ketika dibutuhkan.

Dalam kegiatan tersebut, BULOG bersama Komisi IV DPR RI turut menggelar tasyakuran atas pencapaian pengadaan beras nasional. Kegiatan itu juga diisi dengan penyerahan paket sembako kepada pekerja perempuan, perlengkapan sekolah bagi anak-anak yatim, serta bantuan pompa air untuk mendukung kebutuhan sarana dan prasarana rumah ibadah, baik masjid maupun gereja.

Kunjungan ini menjadi momentum untuk melihat kesiapan cadangan beras di Maluku sekaligus menegaskan pentingnya sinergi pemerintah, DPR, dan BULOG dalam menjaga ketahanan pangan, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *