Semangat Ramadan, Lapas Kelas III Wahai Perkuat Ketahanan Pangan Lewat Panen Hidroponik

Wahai, Salawaku– Momentum bulan suci Ramadan dimanfaatkan Lapas Kelas III Wahai untuk memperkuat program ketahanan pangan sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan. Melalui optimalisasi budidaya sayuran hidroponik, kebutuhan dapur internal lapas mulai dipenuhi secara mandiri.

Pada panen terbaru, Kamis (19/2), Warga Binaan berhasil memanen tujuh ikat kangkung hidroponik. Hasil panen tersebut langsung dimanfaatkan sebagai bahan konsumsi harian di dapur lapas, termasuk untuk menu berbuka puasa. Meski hasilnya masih terbatas, program ini dinilai menjadi langkah konkret menuju kemandirian pangan di lingkungan pemasyarakatan.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menegaskan bahwa Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk meningkatkan produktivitas sekaligus memperkuat nilai pembinaan. Menurutnya, program hidroponik tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dapur, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan bercocok tanam yang bermanfaat setelah bebas nanti. Ia berharap ke depan hasil panen terus meningkat agar manfaatnya semakin luas.

Senada, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty Susana Mouw, menjelaskan sistem hidroponik dipilih karena efektif diterapkan di lahan terbatas dan relatif mudah dalam perawatan. Selain itu, metode ini menghasilkan sayuran yang lebih higienis dan terkontrol, sehingga mendukung penyediaan bahan pangan sehat selama Ramadan. Pihaknya berkomitmen untuk terus mengembangkan sarana dan prasarana guna meningkatkan produktivitas.

Apresiasi juga datang dari Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai inovasi yang dilakukan Lapas Wahai mencerminkan semangat kemandirian dan kebermanfaatan, terutama di bulan Ramadan. Program tersebut diharapkan terus dikembangkan sebagai wujud pemasyarakatan yang produktif dan berdampak positif.

Melalui program hidroponik ini, Lapas Wahai berkomitmen memperkuat kualitas pembinaan, meningkatkan ketahanan pangan internal, serta menghadirkan manfaat nyata bagi Warga Binaan dan lingkungan pemasyarakatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *