Perkuat Sinergi, Lapas Wahai Gelar Razia Gabungan Jelang HBP Ke-62

Wahai, Salawaku – Jelang peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai perkuat sinergi jaga keamanan dan ketertiban melalui razia blok hunian, Senin (6/4/2026).

Kegiatan ini melibatkan jajaran Polsek Wahai dan Koramil 1502-05 Wahai.

Razia ini bukan sekadar kegiatan rutin, melainkan menjadi bagian dari dukungan terhadap Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Fokus utamanya adalah menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan kondusif melalui deteksi dini terhadap peredaran barang terlarang.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyatakan bahwa sinergi antara TNI, Polri, dan petugas Lapas sangat penting dalam mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dan berwibawa.

“Razia gabungan ini merupakan bentuk komitmen kami untuk memastikan Lapas Wahai tetap bersih dari narkoba dan barang terlarang lainnya, sekaligus menjadi bagian dari peringatan HBP ke-62,” ujarnya.

Dukungan juga disampaikan pihak Kepolisian Sektor Wahai. Aipda Muhammad Reza Sabban menegaskan bahwa keterlibatan Polsek merupakan bagian dari fungsi pengamanan kewilayahan sekaligus dukungan terhadap institusi Pemasyarakatan.

“Kami mendukung langkah tegas Lapas Wahai. Sinergi ini penting untuk memastikan tidak ada celah bagi tindak kriminalitas, khususnya peredaran narkoba dari dalam Lapas,” tegasnya.

Senada dengan itu, Serka Hamim Baadia dari Koramil Wahai menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kehadiran kami untuk memastikan razia berjalan humanis namun tetap tegas. Ini merupakan langkah deteksi dini yang efektif dalam mencegah gangguan keamanan dan ketertiban,” ujarnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas tidak menemukan narkotika maupun alat komunikasi ilegal. Namun, sejumlah barang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan berhasil diamankan, di antaranya dua sendok besi, satu gembok kecil, satu pena, satu kawat, satu piring, satu rokok elektrik, serta dua kipas mini. Seluruh barang sitaan didata secara administratif dan akan dimusnahkan sesuai prosedur.

Kegiatan ini juga mendapat apresiasi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai langkah kolaboratif tersebut sebagai wujud nyata sinergi antarinstansi.

“Saya mengapresiasi sinergi yang dibangun Lapas Wahai bersama TNI dan Polri. Meski barang yang ditemukan terkesan sederhana, Razia ini merupakan langkah preventif yang penting untuk mencegah gangguan keamanan yang lebih besar,” ungkapnya.

Ia juga menegaskan agar upaya deteksi dini tidak hanya dilakukan pada momentum tertentu. “Semangat ini harus menjadi budaya kerja yang konsisten. Saya menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus menjaga integritas dan memperkuat koordinasi dengan aparat penegak hukum,” tambahnya.

Razia gabungan ini menjadi bukti keseriusan Lapas Wahai dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus menyukseskan rangkaian peringatan HBP ke-62.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *