Saparua, Salawaku – Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Kelas III Saparua melaksanakan kegiatan penggeledahan badan dan barang titipan terhadap pengunjung yang akan membesuk warga binaan sebagai upaya menjaga keamanan dan ketertiban di dalam lingkungan pemasyarakatan. Kegiatan ini dilakukan secara rutin dan terukur oleh petugas pengamanan guna memastikan tidak adanya barang terlarang yang masuk ke dalam lapas melalui layanan kunjungan, Senin (5/1/2026).
Penggeledahan yang dilakukan meliputi pemeriksaan badan bagian atas terhadap para pengunjung secara sopan dan humanis. Selain itu, petugas juga melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap barang titipan yang akan diserahkan kepada warga binaan.
Pemeriksaan difokuskan pada makanan siap saji dengan cara memotong makanan menjadi beberapa bagian untuk memastikan tidak terdapat benda terlarang yang disembunyikan. Minuman instan, detergen, serta barang kebutuhan lainnya turut diperiksa dengan teliti dan cermat.
Seluruh rangkaian penggeledahan dilaksanakan oleh petugas pengamanan sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Setiap tahapan pemeriksaan dilakukan secara terbuka, tertib, dan profesional guna menjamin transparansi serta menghindari kesalahpahaman antara petugas dan pengunjung. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk meminimalisir potensi masuknya barang terlarang yang dapat mengganggu stabilitas keamanan dan ketertiban lapas.
Karupam I Lapas Saparua, F. Matatula, menjelaskan bahwa penggeledahan badan pengunjung dan barang titipan merupakan bagian penting dari tugas pengamanan. “Penggeledahan ini kami lakukan secara teliti dan sesuai SOP agar tidak ada barang terlarang yang masuk ke dalam lapas melalui layanan kunjungan,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa petugas tetap mengedepankan sikap humanis dan persuasif selama proses pemeriksaan berlangsung.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menegaskan bahwa penggeledahan terhadap pengunjung dan barang titipan merupakan langkah penting dalam menjaga situasi lapas tetap aman dan kondusif.
“Pengawasan terhadap setiap barang yang masuk ke dalam lapas adalah bentuk komitmen kami dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari barang berbahaya,” tegasnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Saparua juga memberikan edukasi kepada pengunjung agar memahami dan mematuhi ketentuan kunjungan yang berlaku. Dengan pengawasan yang konsisten dan berkelanjutan, diharapkan pelayanan kunjungan dapat berjalan dengan aman, tertib, serta mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang kondusif dan berintegritas.






