Lapas Wahai Hadirkan Momen Haru, Warga Binaan Buka Puasa Bersama Keluarga di Beranda Mesra
Wahai, Salawaku— Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai menghadirkan suasana penuh kehangatan di bulan suci Ramadan dengan memfasilitasi kegiatan buka puasa bersama antara Warga Binaan dan keluarga mereka di area Beranda Mesra, Sabtu (14/3).
Kegiatan ini menjadi momen istimewa bagi para Warga Binaan untuk melepas rindu sekaligus mempererat kembali tali silaturahmi dengan keluarga yang selama ini terpisah oleh jarak dan waktu selama masa pembinaan.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Lapas Wahai dalam memberikan pelayanan pemasyarakatan yang humanis kepada Warga Binaan.
“Buka puasa bersama ini merupakan salah satu bentuk pembinaan yang kami lakukan sesuai dengan slogan MESRA yakni Manusiawi, Efektif, Sinergi, Responsif, dan Amanah. Kami ingin para Warga Binaan tetap merasakan dukungan dan kedekatan dengan keluarga sebagai motivasi untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan, Merpaty S. Mouw, menambahkan bahwa kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi kondisi psikologis para Warga Binaan.
Menurutnya, suasana kebersamaan saat berbuka puasa mampu menghadirkan kebahagiaan tersendiri bagi para Warga Binaan yang telah lama merindukan kehangatan keluarga.
“Kami melihat banyak momen haru ketika Warga Binaan bertemu dan berbuka puasa bersama keluarga. Ini sangat penting bagi kesehatan mental mereka selama menjalani masa pembinaan, sehingga mereka tetap merasa dihargai dan diperlakukan secara manusiawi,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan berinisial HB mengaku bersyukur dapat merasakan kembali momen berbuka puasa bersama keluarga.
“Saya sangat berterima kasih kepada pihak Lapas Wahai yang telah memberikan kesempatan ini. Saya bisa melepas rindu dengan anak dan istri saya. Ini menjadi momen yang sangat berarti bagi saya di bulan Ramadan,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Rita, salah satu keluarga Warga Binaan yang hadir dalam kegiatan tersebut. Ia mengaku terharu dapat kembali berbuka puasa bersama suaminya setelah sekian lama tidak bertemu.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada pihak Lapas Wahai. Setelah berbulan-bulan tidak bertemu, akhirnya kami bisa berbuka puasa bersama. Momen ini sangat berarti bagi kami,” tuturnya.
Kegiatan buka puasa bersama berlangsung hingga waktu Maghrib dan ditutup dengan salat berjamaah, menghadirkan suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan antara Warga Binaan dan keluarga tetap terjaga serta dapat menjadi dukungan moral dalam proses pembinaan menuju kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.


