Kapolresta: Gangguan Kamtibmas Bisa Jadi Beban Ekonomi Daerah

Ambon, Salawaku – Keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas dinilai memiliki hubungan erat dengan pertumbuhan ekonomi Maluku.
Kapolresta Pulau Ambon dan Pp Lease, Kombes Pol. Andrias Susanto Nugroho, menjelaskan stabilitas kamtibmas menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan, investasi dan aktivitas usaha.
Dalam paparannya disebutkan, gangguan keamanan dapat berdampak pada investasi yang tidak tumbuh, perlambatan ekonomi, terganggunya pendidikan hingga pelayanan publik yang tidak optimal.
Pertumbuhan ekonomi Maluku tahun 2023 tercatat sebesar 5,21 persen.
Karena itu, stabilitas keamanan menurut Kapolresta bukan semata-mata persoalan penegakan hukum, tetapi juga berkaitan dengan keberlangsungan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
“Gangguan kamtibmas berpotensi menjadi biaya ekonomi daerah,” ujar Kapolresta. yang disampaikan dalam paparan tersebut.
Sementara itu, Kapolresta juga mengungkapkan, keberagaman menjadi salah satu modal sosial utama yang dimiliki Kota Ambon. Karena itu, nilai toleransi, pela gandong, persaudaraan dan gotong royong harus terus dijaga bersama.
Menurutnya, keberagaman merupakan kekuatan besar yang harus dirawat melalui komunikasi, kolaborasi dan kepedulian bersama.
“Merawat persaudaraan jauh lebih mudah daripada memulihkan konflik,” menjadi salah satu pesan yang ditekankan dalam paparannya.
Kapolresta menegaskan, keamanan dan persaudaraan tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Seluruh elemen masyarakat memiliki peran penting dalam mempertahankan kondisi Ambon yang aman dan harmonis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *