Dr Aqua Dwipayana Ingatkan Pentingnya Integritas Dalam Pelayanan Lingkup Kejaksaan

Ambon, Salawaku-Dengan bertajuk “Melayani dengan Integritas Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat”, pakar komunikasi dan motivator nasional, Dr Aqua Dwipayana, mengingatkan pentingnya integritas dalam pelayanan publik, khususnya di lingkungan Kejaksaan.

Hal ini disampaikan Dwipayana saat kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Kejaksaan Negeri (Kejari) Ambon, Rabu (16/4/2025).

Dr Aqua mengajak seluruh aparatur Kejaksaan, termasuk di Kejari Ambon, untuk senantiasa menjunjung tinggi nilai kejujuran dan konsistensi dalam bekerja.

“Dengan mengutamakan integritas dalam bekerja dan konsisten melakukannya, kepercayaan masyarakat akan semakin meningkat. Itu merupakan modal utama untuk memperkuat eksistensi Kejaksaan agar selalu mendapat dukungan dari publik,” tandas Dr Aqua di hadapan puluhan pegawai Kejari.

Dr Aqua menekankan bahwa kepercayaan publik tidak bisa dibangun secara instan. Karena, hanya lembaga yang menjalankan tugasnya secara transparan dan berintegritas yang akan mendapatkan legitimasi dari masyarakat.

“Pelayanan publik yang baik bukan hanya soal prosedur, tetapi juga menyangkut sikap moral dan keteladanan dalam bertugas,” ungkapnya.

Dr Aqua menyebutkan integritas merupakan hal utama yang harus dilaksanakan seluruh pegawai. Lakukanlah secara konsisten.

Selain itu Dr Aqua juga memberikan motivasi untuk menjadi seorang sukses dimulai ‘Sukses di Keluarga’.

Dr Aqua Dwipayana mengaitkan integritas dalam bekerja dengan keberhasilan membina keluarga termasuk mendidik anak-anaknya. Ini erat sekali kaitannya.

“Umumnya mereka yang mengutamakan integritas dalam bekerja, lanjut motivator ulung ini, sukses mendidik anak-anaknya. Rezeki yang diberikan kepada keluarganya berkah,” kata Dr Aqua.

Integritas menurut Dr Aqua adalah salah satu aspek agar sukses membina keluarga. Anak-anaknya selalu diberi makanan dan minuman yang halal.

“Keluarga jangan diberi makanan dan minuman yang haram. Dampak negatifnya luar biasa. Telah banyak contoh tentang itu,” tegas Dr Aqua.

Selain itu, ada tiga aspek lainnya agar sukses mendidik anak.

Pertama, sejak anak-anaknya usia dini diberi pendidikan agama. Ini menjadi filter dalam menerima berbagai informasi.

“Beberapa tahun terakhir ini dengan maraknya media sosial, informasi yang diterima tidak bisa dibendung. Orangtua tidak dapat setiap saat memonitor anak-anaknya, apalagi jika bapak dan ibunya bekerja. Pemahaman agama yang kuat menjadi filternya,” ujar Dr Aqua

Kedua, buka saluran komunikasi. Setiap saat kalau anak mengontak orang tuanya agar segera direspon. Pasti ada yang ingin disampaikan anak sehingga menghubungi orang tuanya.

“Jika anak tidak menemukan saluran komunikasi ke orangtuanya, ia akan mencari saluran yang lain. Jika orang yang dihubunginya tidak tepat, bisa berdampak negatif pada anak, seperti terkena narkoba, geng motor, dan lainnya,” papar Dr Aqua Dwipayana.

Ketiga, jadilah orangtua yang demokratis. Jangan memaksakan kehendak. Hargai pemikiran dan pilihan anak termasuk untuk mewujudkan cita-citanya.

“Setiap anak memiliki hobi dan bakat. Mereka ingin mendalaminya. Jika itu positif, orangtua agar mendukung dan mengarahkan agar anak tidak salah memilih dan melangkah,” pesan Dr Aqua Dwipayana.

Dr Aqua juga menyarankan agar “Laksanakan 3K” sehingga selain selalu mengutamakan integritas, Dr Aqua Dwipayana mengatakan para pegawai Kejaksaan supaya melaksanakan 3K. Menjadikan ini sebagai kebiasaan rutin termasuk dalam beraktivitas di lingkungan Kejaksaan. Sehingga kinerjanya optimal.

Terkait dengan pelaksanaan 3K, khusus di Maluku, salah satu role modelnya adalah Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Agoes Soenanto Prasetyo.

“Seluruh jajaran Kejaksaan Tinggi Maluku termasuk yang bertugas di Kejari Ambon, dapat meneladani Pak Agoes dalam melaksanakan 3K. Jadi mencari contohnya tidak usah jauh-jauh. Ada di lingkungan Kejaksaan,” ungkap Dr Aqua .m ini

K yang pertama adalah Kredibilitas. Secara optimal supaya berusahalah menjadi pegawai yang dipercaya baik oleh atasan, rekan sejawat, bawahan, maupun semua mitra kerja. Jangan pernah menyia-nyiakan kepercayaan yang diperoleh.

“Ingat, begitu sekali berbuat salah dan itu diketahui orang lain, bisa selamanya tidak dipercaya. Jika sampai terjadi, yang rugi tidak hanya diri sendiri, tetapi juga keluarga, namanya jadi ikutan negatif,” tutur Dr Aqua .

Sekali menciderai amanah, menurut pria yang senang berbagi ini susah mengembalikan kepercayaan itu. Membutuhkan waktu lama. Harus membuktikan bahwa dirinya telah berubah. Semuanya proses.

K yang kedua adalah Komitmen atau janji. Begitu terlah berjanji harus ditepati. Kalau tidak mampu memenuhinya karena di luar kemampuannya segeralah meminta maaf kepada orang yang pernah dijanjikan. Minta maaf bukan berarti negatif sehingga jangan ragu melaksanakannya.

“Biasakanlah meminta maaf jika merasa salah termasuk kalau tidak bisa memenuhi janji. Jangan pernah ragu melakukannya. Hal itu bukan aib,” jelas Dr Aqua Dwipayana.

Penulis buku super best seller “The Power of Silaturahim: Rahasia Sukses Menjalin Komunikasi” itu mencontohkan keteladanan Agoes kepada dirinya. Memenuhi komitmen yang disampaikan persis sebulan sebelumnya yakni akan mengundang motivator kondang itu ke Ambon untuk melaksanakan Sharing Komunikasi dan Motivasi.

“Pak Agoes telah memberikan keteladanan memenuhi komitmennya. Saya sudah membuktikan langsung hal tersebut,” ungkap Dr Aqua Dwipayana.

K yang ketiga adalah Konsisten. Selalulah konsisten melakukan semua aktivitas. Yakin dengan melaksanakan itu akan berpengaruh positif pada dirinya.

“Masih sering terjadi ada orang yang kurang konsisten karena khawatir tidak mendapatkan rezeki termasuk kehilangan jabatan. Itu menunjukkan orang tersebut tidak percaya Tuhan yang telah menentukan rezeki setiap orang jauh sebelum orang itu lahir. Bahkan 50 ribu tahun tahun menjelang alam semesta dan seisinya diciptakan Sang Pencipta,” kata Staf Ahli Ketua Umum KONI Pusat ini.

Kunci Sukses Layanan di Komunikasi

Dr Aqua mengungkapkan, dari semuanya itu kunci sukses dalam melayani termasuk di Kejaksaan adalah pada komunikasi efektif dan kelancaran saat melakukannya, baik internal maupun eksternal. Hal itu harus menjadi perhatian para pimpinan, sehingga semua targetnya tercapai.

“Khusus di Kejaksaan yang tugasnya penuh tantangan, komunikasi efektif dan kelancaran dalam melaksanakannya harus menjadi perhatian seluruh pimpinan. Konsisten melaksanakannya,” ucap pria kelahiran Pematang Siantar, 23 Januari 1970 ini.

Komunikasi internal yang baik antar pegawai, ungkap Dr Aqua Dwipayana, dapat meningkatkan kerja sama tim yang solid, memastikan tugas dilaksanakan dengan efisien, dan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif.

Seluruh pegawai Kejari Ambon, kata pria yang mendalami komunikasi secara komprehensif ini, harus bisa saling berkomunikasi efektif, baik melalui pertemuan rutin maupun lewat saluran digital yang ada. “Komunikasi internal yang terbuka dan transparan dapat meminimalisir kesalahpahaman dan meningkatkan kinerja tim secara keseluruhan,” ujarnya.

Selain komunikasi internal, Dr Aqua juga menyoroti pentingnya komunikasi eksternal antara Kejari Ambon dengan masyarakat. Komunikasi eksternal yang efektif dapat memperkuat hubungan antara institusi pemerintah dan warga, serta membangun kepercayaan publik terhadap kinerja Kejari Ambon.

“Sebagai lembaga yang bertanggung jawab pada penegakan hukum, Kejari Ambon harus memastikan bahwa masyarakat dapat mengakses informasi yang jelas dan akurat mengenai pelayanan yang diberikan. Kepercayaan masyarakat akan terbangun apabila mereka merasa dilibatkan dan disimak,” jelas Dr Aqua.

Dr Aqua menambahkan para pegawai yang mengutamakan integritas dalam bekerja, di manapun bertugas biasanya amanah. Niatkan sebagai ibadah semua aktivitas yang dilakukannya.

Untuk diketahui, sesi motivasi di Kejari Ambon menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Dr Aqua di wilayah Maluku pada hari yang sama. Sebelumnya, ia juga memberikan materi serupa di Kantor Asuransi Jasa Raharja Wilayah Maluku dan Kejaksaan Tinggi Maluku.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejari Ambon, Dr Adhryansah. Ia menyambut baik pesan-pesan yang disampaikan dan menilai bahwa kegiatan ini dapat memperkuat semangat pelayanan yang berlandaskan akuntabilitas.

“Tadi Pak Aqua telah menyampaikan Sharing Komunikasi dan Motivasi di Kejati Maluku. Sekarang acara serupa di sini. Saya minta agar semua yang hadir menyimak yang disampaikan beliau,” kajari Ambon Adhryansah.

Ia tidak hanya berpesan, tapi juga melaksanakannya. Saat acara di Kejati Maluku, Dr Adhryansah menyimak Dr Aqua Dwipayana.

Menurutnya kegiatan Sharing Komunikasi dan Motivasi ini sangat penting dan bermanfaat untuk semua pegawai. Sehingga meminta mereka hadir dan dengan serius menyimak. Tidak ragu-ragu bertanya saat sesi tanya-jawab.

“Selesai acara ini agar mengimplementasikan dalam aktivitas sehari-hari terutama saat bekerja di Kejari Ambon. Sehingga tidak hanya rekan sekantor yang merasakan, tetapi juga masyarakat,” tutup Adhryansah. (NN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *