Ada Bau Tersangka Baru Pembobolan BNI Ambon

- Editorial Team

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 09:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ada Bau Tersangka Baru Pembobolan BNI Ambon – Tersangka kasus pembobolan BNI 46 kembali bertambah. Kali ini giliran Kepala Kantor Cabang Pembantu (KCP) BNI Mardika, Callu akhirnya ditetapkan sebagai tersangka.

Penetapan Callu sebagai tersangka, setelah sebelumnya penyidik sudah menetapkan tiga Tersangka masing-masing KCP Tual dan Unpatti Christian Rumahlewang, KCP Masohi Marice Muskitta dan KCP Dobo Y Maitimu.

Total tersangka dalam kasus pembobolan dana nasabah BNI yang mengakibatkan kerugian sebesar Rp 58,9 milyar ini menjadi enam orang.

Pasalnya tersangka awal yang ditetapkan penyidik adalah Faradiba Yusuf selaku aktor utama dan Soraya Pellu.

“Sudah ada penambahan tersangka mantan Kepala KCP Mardika. Ini ditetapkan setelah hasil pemeriksaan berkala yang dilakukan penyidik, yang bersangkutandiduga ikut terlibat akhirnya ditetapkan sebagai tersangka pada Minggu (3/11) kemarin,” tandas Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol M Roem Ohoirat, kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (4/11/2019).

Ohoirat menjelaskan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik setelah mengkantongi alat bukti yang cukup. Karena itu Polda Maluku serius menangani perkara ini hingga tuntas, hal tersebut terbukti dengan adanya penambahan tersangka.

“Intinya kasus ini masih berjalan. Terbukti dengan adanya penambahan tersangka baru, nanti terus ada pengembangan, kalau ada alat bukti yang cukup maka tidak menutup kemungkinan ada tersangka baru lagi,” jelasnya.

Kepala KCP Mardika, Callu diketahui mempunyai peran turut membantu Faradiba Yusuf. Ia terbukti melakukan transaksi dengan mentransfer dana sebesar Rp 5,2 milyar ke rekening anak angkat Faradiba yakni Soraya Pelu.

Dalam penangkapan Faradiba dan Soraya, Polisi berhasil mengamankan uang sebesar Rp 1,6 milyar. Hasil pengembangan diketahui uang tersebut merupakan transaksi terakhir yang berasal KCP Mardika. (Source: Malukuterkini)

Berita Terkait

Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku Pimpin Sidang TPP Perdana
Awal Tahun, Lapas Saparua Periksa Kesehatan Warga Binaan
Kapolsek Salahutu Hadiri Launching SPPG di Negeri Suli
Komitmen Bersinar, Warga Binaan Lapas Namlea Periksa Urine
Warga Binaan Lapas Tual Jalani Pemeriksaan Urine Mendadak
Ibadah Kunci Usbu, Doa dan Firman Meneguhkan Warga Binaan
LPKA Ambon Dorong Literasi Digital Anak Binaan melalui Pengenalan Informatika
Petugas Lapas Dobo Sidak Kamar Hunian dan Tes Urine
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 11 Januari 2026 - 08:39 WIT

Kabid Pelayanan dan Pembinaan Kanwil Ditjenpas Maluku Pimpin Sidang TPP Perdana

Minggu, 11 Januari 2026 - 07:33 WIT

Awal Tahun, Lapas Saparua Periksa Kesehatan Warga Binaan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 20:38 WIT

Kapolsek Salahutu Hadiri Launching SPPG di Negeri Suli

Sabtu, 10 Januari 2026 - 19:39 WIT

Komitmen Bersinar, Warga Binaan Lapas Namlea Periksa Urine

Sabtu, 10 Januari 2026 - 18:36 WIT

Warga Binaan Lapas Tual Jalani Pemeriksaan Urine Mendadak

Berita Terbaru

Daerah

Awal Tahun, Lapas Saparua Periksa Kesehatan Warga Binaan

Minggu, 11 Jan 2026 - 07:33 WIT

Daerah

Kapolsek Salahutu Hadiri Launching SPPG di Negeri Suli

Sabtu, 10 Jan 2026 - 20:38 WIT

Daerah

Komitmen Bersinar, Warga Binaan Lapas Namlea Periksa Urine

Sabtu, 10 Jan 2026 - 19:39 WIT

Daerah

Warga Binaan Lapas Tual Jalani Pemeriksaan Urine Mendadak

Sabtu, 10 Jan 2026 - 18:36 WIT