HMI Menilai DPRD Kota Ambon tidak Maksimal dalam Fungsi Pengawasan

- Editorial Team

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 09:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ambon, Salawaku – Menyikapi hasil pertemuan HMI Cabang Ambon dengan DPRD Kota Ambon pada Senin, (13/1) kemarin, Sekretaris Bidang Ekonomi dan Politik HMI Cabang Ambon Kabir Latupono, menilai kinerja DPRD Kota Ambon tidak maksimal atau dengan kata kasarnya bisa disebut “gagal” dalam menjalankan tugasnya sebagai lembaga pengawasan.

Hal ini dikarenakan pada pembahasan tentang pembangunan gerai Indomaret dan Alfamidi pada pertemuan tersebut, DPRD Kota Ambon dalam penyampaiannya bahwa tidak tau terkait kuota pembangunan Indomaret dan Alfamidi dikota Ambon dengan alasan bahwa itulah kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Ambon mengenai kuota pembangunan Gerai Indomaret dan Alfamidi.

Menurut Latupono, dari jawaban itu dapat dinilai bahwa DPRD kota Ambon tidak maksimal dalam fungsinya. Mestinya DPRD Kota Ambon lebih aktif dan lebih peka dalam mengawasi kinerja dan kebijakan Pemkot Ambon, agar birokrasi Kota Ambon dapat berjalan sesuai dengan kebutuhan dan tidak bersifat semena-mena, sehingga Pemkot Ambon juga dapat berhati-hati dalam mengambil kebijakan.

Baca juga :  Lapas Geser Dorong Produktivitas Warga Binaan Lewat Olahan Ikan Asin Balobo

“Kok bisanya sebagai lembaga pengawasan untuk pemerintah kota Ambon, tidak tau tentang kuota pembangunan Gerai Indomaret dan Alfamidi di Kota Ambon,” heran Latupono kepada media ini, Selasa (14/1).

Latupono Berjanji, sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) dalam aksi protes kemarin, dirinya bersama rekan-rekannya akan kembali melakukan aksi berikutnya terkait kinerja DPRD Kota Ambon apabila data dan informasi telah dikantongi.

“Aksi protes kemarin sejatinya belum final dari pada perjuangan HMI dalam menyuarakan keberadaan Gerai indomaret dan Alfamidi di Kota Ambon,” pungkas Latupono

Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang berasal dari HMI Cabang Ambon melakukan aksi demo terkait kebijakan Pemkot Ambon yang dinilai tidak memihak kepada masyarakat.

Dalam aksinya mahasiswa menuntut untuk segera menutup lokalisasi Tanjung Batu Merah, mengurangi pembangunan gerai Indomaret dan Alfamidi dan mendesak Polresta Pulau Ambon dan PP Lease untuk mempercepat penanganan kasus SPPD fiktif di sejumlah SKPD.

Baca juga :  Lapas Piru Hadiri Rapat Target Kinerja Program Aksi 2026 Kanwil Ditjenpas Maluku

Koordinator aksi Mukadam Rumasukun Senin (13/01), menjelaskan menjamurnya pembangunan gerai Indomaret dan Alfamidi di Kota Ambon membuat seluruh pedagang pengusaha lokal merasahkan dampak kerugian karena penghasilan mereka berkurang secara dratis.

“Kami meminta DPRD Kota Ambon bisa mengakomodir tuntutan yang kami sampaikan, khususnya untuk penghentian penambahan gerai Indomaret dan Alfamidi. Bagi kami, DPRD sebagai wakil rakyat tidak mampu menjalankan tugas sebagai wakil rakyat karena menyetujui pembangunan gerai yang sampai saat ini hampir mencapai 100 gerai tanpa melihat dampaknya pada pengusaha kecil,” ujar Rumasukun.

Mahasiswa yang datang ke gedung DPRD sekitar pukul 13: 30 WIT ini membawakan beberapa spanduk dan juga bendera HMI dan melakukan orasi di depan halaman kantor tersebut sebelum masuk dan bertemu langsung dengan beberapa anggota DPRD di ruang rapat kantor DPRD Kota Ambon. (*)

Berita Terkait

Lapas Tual Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Lewat Sinergi Bersama Kemenag Malra
Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Piru Rutin Geledah Blok Hunian
LPKA Ambon Raih Penghargaan Humas Terbaik II
Lapas Geser Dorong Produktivitas Warga Binaan Lewat Olahan Ikan Asin Balobo
Warga Binaan Lapas Namlea Jadikan Perpusatakaan Sarana Literasi
Kalapas Tual Ikut Penyusunan Target Kinerja dan Program Aksi Tahun 2026
Konsistensi Pemberitaan, Humas Lapas Tual Raih Prestasi
Lapas Tual Raih Penghargaan Terbaik II Pengelolaan Anggaran Tingkat Kanwil Ditjenpas Maluku
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:52 WIT

Lapas Tual Perkuat Mental Spiritual Warga Binaan Lewat Sinergi Bersama Kemenag Malra

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:40 WIT

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Piru Rutin Geledah Blok Hunian

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:38 WIT

LPKA Ambon Raih Penghargaan Humas Terbaik II

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:35 WIT

Lapas Geser Dorong Produktivitas Warga Binaan Lewat Olahan Ikan Asin Balobo

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:33 WIT

Warga Binaan Lapas Namlea Jadikan Perpusatakaan Sarana Literasi

Berita Terbaru

Daerah

Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Piru Rutin Geledah Blok Hunian

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:40 WIT

Daerah

LPKA Ambon Raih Penghargaan Humas Terbaik II

Selasa, 13 Jan 2026 - 21:38 WIT