Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Namlea Gandeng APH Gelar Razia dan Tes Urin
Namlea, Salawaku – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea gandeng Aparat Penegak Hukum (APH) dalam razia malam dan tes urin insidentil yang dilaksanakan pada Sabtu (19/9). Dalam razia tersebut, Lapas Namlea bekerja sama dengan personel TNI/Polri dari Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Jikumerasa.
Pelaksana Harian Kepala Lapas Namlea, Sofian Ahmad mengatakan razia ini dilaksanakan sebagai bentuk respon cepat dari instruksi Direktur Jenderal Pemasyarakatan tentang Deteksi Dini dalam rangka Peningkatan Kewaspadaan Pencegahan Gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) pada Lapas, LPKA, dan Rutan se-Indonesia.
“Razia dan tes urin ini kami fokuskan untuk mencegah peredaran penggunaan handphone atau alat komunikasi ilegal, narkoba, dan barang terlarang lainnya yang disalahgunakan untuk praktek scamming atau aktivitas ilegal,” tegas Sofian.
Razia yang dimulai sejak pukul 20.00 WIT itu dilakukan petugas dengan merazia blok hunian, tempat ibadah, dapur dan fasilitas pembinaan yang berada didalam tembok Lapas serta tetap mengedepankan sikap humanis. Hasilnya petugas menemukan sejumlah terlarang diantaranya sendok, silet, paku, pisau, dan korek api, sementara handphone dan narkoba nihil ditemukan pada kesempatan ini.
Sementara itu, dari hasil tes urin sebanyak 5 pegawai dan 10 warga binaan kasus Narkotika dinyatakan negatif dari penggunaan narkoba setelah dilakukan pemeriksaan urin menggunakan drug test cup.
Kepala Subseksi Kamtib, Heriyanto, menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas pengamanan khususnya kepada APH yang ikut berkontribusi menjaga situasi kamtib di Lapas Namlea melalui razia ini.
“Stabilitas kamtib didalam Lapas merupakan faktor penting untuk memastiikan proses pembinaan warga binaan berjalan dengan efektif. Langkah-langkah preventif seperti razia, tes urin, dan sinergi dengan APH adalah bagian dari upaya untuk menjaga situasi di Lapas tetap aman dan kondusif. Oleh karena itu, kami sampaikan apresiasi setinggi-tingginya bagi personel gabungan yang terlibat malam ini,” ucap Heriyanto.

