Perkuat Sinergi Kamtib, Lapas Wahai Sambut Danramil 1502-05

Wahai, Salawaku – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai sambut kehadiran Komandan Rayon Militer (Danramil) 1502-05 Wahai yang baru, Lettu Inf. Ahmad Bakri Nujum, dalam agenda ramah tamah dan koordinasi kedinasan yang berlangsung di Makoramil Wahai, Selasa (25/8). Penyambutan yang dihadiri Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) ini jadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas instansi, khususnya antara Lapas Wahai dan jajaran TNI di Kecamatan Seram Utara.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyatakan bahwa sinergi dan koordinasi yang kuat dengan Koramil 1502-05 Wahai merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban (kamtib), khususnya di lingkungan Pemasyarakatan. Kerja sama yang selama ini berjalan, mulai dari razia penggeledahan, patroli sambang, hingga pengawasan preventif, diharapkan semakin solid di bawah kepemimpinan Danramil yang baru.

“Kami menyambut baik kehadiran Danramil yang baru. Sinergi ini sangat krusial untuk deteksi dini potensi gangguan kamtib, pencegahan peredaran barang terlarang, serta mendukung kelancaran program pembinaan Warga Binaan,” ujar Tersih.

Sementara itu, Ahmad Bakri Nujum menyambut positif komitmen tersebut dan nyatakan kesiapan jajarannya untuk melanjutkan kerja sama dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah.

“Kami dari jajaran Koramil siap mendukung penuh pihak Lapas Wahai dalam menjaga stabilitas Kamtib. Sinergi ini bukan sekadar koordinasi formal, melainkan tanggung jawab bersama untuk memastikan lingkungan tetap kondusif, aman, dan tertib,” tegas Nujum.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menyampaikan dukungannya terhadap sinergi yang terus dibangun jajaran Lapas Wahai bersama Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.

“Kami sangat mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Lapas Wahai dalam membangun silaturahmi dan koordinasi dengan Danramil yang baru. Terus jaga ketertiban, tingkatkan komunikasi berkala, dan optimalkan razia serta patroli sambang agar stabilitas kamtib di dalam Lapas tetap terjaga dengan aman dan humanis,” pesan Ricky.

Kolaborasi ini tidak hanya berfokus pada pengamanan internal Lapas, tetapi juga memperkuat ketahanan wilayah dan stabilitas sosial di kawasan Wahai. Diharapkan, hubungan harmonis tersebut dapat terus terjalin sehingga Lapas Wahai senantiasa menjadi institusi Pemasyarakatan yang kondusif dan memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *