Semangat Kemerdekaan Menggema di Lapas Wahai, Warga Binaan Adu Kreativitas dalam Lomba Tradisional
Wahai, Salawaku– Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai. Jajaran Lapas menggelar berbagai perlombaan tradisional bagi Warga Binaan, Selasa (11/8/2026).
Kegiatan yang dipusatkan di lapangan blok Lapas itu berlangsung penuh keceriaan. Sorak-sorai dan gelak tawa mewarnai setiap perlombaan yang diikuti dengan antusias oleh para Warga Binaan.
Sejumlah permainan khas perayaan kemerdekaan digelar, di antaranya balap karung, makan kerupuk, serta lomba memasukkan paku ke dalam botol. Meski sederhana, berbagai permainan tersebut mampu menciptakan suasana akrab dan mempererat kebersamaan antar-Warga Binaan.
Kepala Lapas Kelas III Wahai, Tersih Victor Noya, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan memberikan hiburan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan kepribadian bagi Warga Binaan.
Menurutnya, momentum kemerdekaan harus dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pidana.
“Semangat kemerdekaan adalah milik kita semua. Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan sekaligus menanamkan nilai sportivitas, kerja sama dan pantang menyerah kepada Warga Binaan,” ujar Tersih.
Senada, Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, La Joi, menilai kegiatan olahraga dan rekreasi memiliki manfaat positif bagi kondisi fisik maupun psikologis Warga Binaan.
Ia menyebut, antusiasme peserta menjadi bukti bahwa kegiatan rekreatif dapat menjadi sarana efektif untuk membangun semangat dan meningkatkan partisipasi Warga Binaan dalam berbagai program pembinaan.
Kemeriahan juga mendapat respons positif dari para Warga Binaan. Salah seorang Warga Binaan berinisial AM mengaku senang dapat ikut merasakan suasana perayaan kemerdekaan meskipun tengah menjalani masa pidana.
“Kami sangat senang. Kegiatan seperti ini membuat kami bisa berkumpul, tertawa dan semakin kompak. Suasananya seperti ikut merayakan 17 Agustus bersama keluarga di luar,” katanya.
Seluruh rangkaian perlombaan berlangsung aman dan tertib dengan tetap mengedepankan aspek keamanan dan ketertiban Lapas.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pekan Aksi Merdeka ala Lapas Wahai yang dijadwalkan berlangsung hingga Sabtu (15/8/2026). Selanjutnya, jajaran Lapas akan mempersiapkan pelaksanaan upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan RI pada Senin (17/8/2026).
Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan, nasionalisme dan semangat perubahan positif dalam proses pembinaan Warga Binaan di Lapas Wahai.

