LPKA Ambon Bersama PIPAS Maluku Jalin Kasih dan Bentangkan Harapan bagi Anak Binaan

Ambon, Salawaku– Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Ambon bersama Paguyuban Ibu-Ibu Pemasyarakatan (PIPAS) Daerah Maluku menggelar kegiatan Jalinan Kasih kepada Anak Binaan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 dengan mengusung tema “Genggam Jemari, Bentang Harapan: Bersama PIPAS Maluku Wujudkan Mimpi dari LPKA”, bertempat di Gedung Serbaguna LPKA Kelas II Ambon, Senin (27/7).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala LPKA Kelas II Ambon, Manuel Yenusi, Wakil Ketua PIPAS Daerah Maluku Ibu Sarwono, Kabid Pembimbingan Kemasyarakatan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, jajaran PIPAS Daerah Maluku, pegawai LPKA Ambon, serta seluruh Anak Binaan.

Acara secara resmi dibuka dan dipimpin oleh Ibu Sarwono selaku Wakil Ketua PIPAS Daerah Maluku. Dalam sambutannya, ia menyampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk menghadirkan kasih sayang, perhatian, dan semangat baru bagi Anak Binaan agar tetap optimis menata masa depan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi motivasi yang dibawakan oleh Kak Eklin Defretes, S.Si., Teol sebagai narasumber. Melalui penyampaian yang komunikatif dan inspiratif, Anak Binaan diajak membangun rasa percaya diri, mengenali potensi diri, serta berani bermimpi dan berusaha meraih masa depan yang lebih baik.

Selain pemberian motivasi, kegiatan juga diisi dengan games edukatif, sharing bersama, penyerahan kasih kepada Anak Binaan, serta ditutup dengan pelepasan balon harapan, sebagai simbol doa, cita-cita, dan semangat baru bagi setiap Anak Binaan untuk terus berubah menjadi pribadi yang lebih baik.

Kepala LPKA Kelas II Ambon, Manuel Yenusi, mengapresiasi sinergi PIPAS Daerah Maluku yang terus memberikan perhatian kepada Anak Binaan melalui kegiatan yang membangun karakter dan memberikan motivasi.

“Anak-anak binaan adalah generasi yang memiliki kesempatan untuk bangkit dan meraih masa depan yang lebih baik. Kehadiran PIPAS Maluku hari ini menjadi bukti bahwa mereka tidak sendiri. Melalui perhatian, motivasi, dan kasih sayang, kami berharap tumbuh semangat baru dalam diri mereka untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat,” ujar Manuel Yenusi.

Sementara itu, Ibu Sarwono selaku Wakil Ketua PIPAS Daerah Maluku mengatakan bahwa PIPAS hadir bukan hanya sebagai pendamping organisasi, tetapi juga sebagai keluarga yang ingin memberikan harapan kepada Anak Binaan.

“Tema ‘Genggam Jemari, Bentang Harapan’ mengandung makna bahwa setiap anak berhak memperoleh dukungan untuk menggapai impiannya. Kami ingin berbagi kasih, memberikan semangat, dan mengingatkan bahwa masa depan mereka masih terbuka luas selama mau berubah menjadi lebih baik,” ungkapnya.

Motivator Kak Eklin Defretes, S.Si., Teol juga mengajak seluruh Anak Binaan agar tidak menyerah terhadap keadaan dan menjadikan pengalaman hidup sebagai pelajaran untuk terus berkembang.

“Kesalahan masa lalu bukan akhir dari perjalanan hidup. Kalian tetap memiliki kesempatan untuk belajar, bertumbuh, dan membuktikan bahwa kalian mampu menjadi pribadi yang lebih baik. Teruslah bermimpi dan perjuangkan mimpi itu dengan usaha serta sikap yang positif,” pesannya.

Salah satu Anak Binaan berinisial R.A. mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut.

“Kami merasa diperhatikan dan semakin termotivasi. Kegiatan ini membuat kami percaya bahwa masih banyak orang yang peduli dan mendukung kami untuk berubah menjadi lebih baik. Terima kasih kepada LPKA Ambon dan PIPAS Maluku atas perhatian dan kasih sayangnya,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas II Ambon bersama PIPAS Daerah Maluku menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pembinaan yang humanis, penuh kasih, serta berorientasi pada pembentukan karakter Anak Binaan agar siap kembali ke tengah keluarga dan masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *