Kapolda Maluku: Pengamanan Groundbreaking Blok Masela Tunggu Skema Operasi Terpadu
Ambon, Salawaku– Polda Maluku menyatakan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan pelaksanaan groundbreaking Proyek Strategis Nasional Blok Masela, khususnya apabila Presiden Republik Indonesia dijadwalkan hadir dalam agenda tersebut.
Kapolda Maluku, Irjen Pol Dadang Hartanto, mengatakan pola pengamanan akan mengacu pada struktur operasi terpadu antara TNI dan Polri. Apabila Presiden hadir, maka TNI akan menjadi unsur utama dalam pelaksanaan pengamanan.
“Kalau nanti yang datang adalah Presiden, maka sesuai ketentuan, TNI menjadi leading sector. Kami dari Polri mendukung pelaksanaan pengamanan. Dalam struktur organisasi operasi, Pangdam bertindak sebagai Panglima Operasi, sedangkan saya sebagai Wakil Panglima Operasi,” ujar Dadang kepada wartawan di Mapolda Maluku, Sabtu (11/7/2026).
Menurutnya, hingga saat ini Polda Maluku masih menunggu arahan dan hasil koordinasi dari Kodam XV/Pattimura terkait tahapan akhir pengamanan. Sejumlah rapat koordinasi dan persiapan teknis telah dilaksanakan sebagai bagian dari kesiapan menghadapi agenda nasional tersebut.
Kapolda menjelaskan, jumlah personel yang akan diterjunkan nantinya ditentukan berdasarkan hasil analisis tingkat ancaman. Karena itu, kekuatan pengamanan akan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.
“Tahapan persiapan sudah dilakukan. Nantinya akan dihitung berdasarkan tingkat ancaman sehingga kekuatan personel yang digerakkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan operasi,” jelasnya.
Ia menambahkan, Polda Maluku juga telah menyiapkan personel melalui berbagai latihan sebagai bentuk kesiapan menghadapi pelaksanaan pengamanan.
Seluruh kekuatan yang diterjunkan nantinya akan mengikuti permintaan dan skema operasi yang telah ditetapkan bersama.


