Diduga ODGJ, Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Tewas di Muara Wai Ruhu Ambon

Ambon, Salawaku— Warga dikejutkan dengan penemuan sesosok jenazah perempuan di muara Sungai Wai Ruhu, tepatnya di bawah Jembatan Merah Putih, Negeri Hative Kecil, Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin (18/5/2026) dini hari.

Korban ditemukan sekitar pukul 04.30 WIT dalam posisi tengkurap. Bagian perut hingga kepala berada di daratan kering, sementara bagian pinggang sampai kaki masih berada di dalam air.

Kasi Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Ipda Janet Luhukay menjelaskan, penemuan mayat tersebut pertama kali diketahui oleh seorang pengemudi Maxim bernama Markus Lappi (37).

“Awalnya saksi sedang melintas menggunakan kendaraan dan berhenti di sekitar lokasi karena hendak buang air besar. Saat itu saksi melihat korban dan langsung melaporkannya ke Pos PRC Dit Samapta Polda Maluku,” jelas Janet.

Mendapat laporan tersebut, personel SPKT Polresta Ambon, Polsek Sirimau serta Bhabinkamtibmas Desa Galala dan Negeri Hative Kecil langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi sambil menunggu tim identifikasi.

Sekitar pukul 07.51 WIT, tim identifikasi Polresta Ambon tiba di lokasi dan langsung melakukan pemeriksaan awal terhadap korban sebelum jenazah dievakuasi ke ruang jenazah RS Bhayangkara Tantui Ambon untuk dilakukan visum luar dan penyelidikan lebih lanjut.

Dari hasil pemeriksaan luar yang dilakukan dokter umum dr. Urai Afrilia Arumsari, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Polisi juga menyebut kondisi jenazah terlihat sudah cukup lama berada di dalam air, dengan estimasi waktu kematian kurang dari dua jam sebelum ditemukan.

Polisi menduga korban merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), berdasarkan keterangan sejumlah warga di sekitar lokasi.

“Hingga saat ini penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan,” kata Janet.

Hasil identifikasi sementara melalui alat handhalt milik tim identifikasi menunjukkan identitas korban mengarah pada perempuan bernama Tuti Rahmawati Souwakil (31). Namun, saat dilakukan pengecekan ke alamat yang tertera, Ketua RT setempat menyatakan korban bukan warga di lingkungan tersebut.

Saat ini jenazah masih berada di ruang jenazah RS Bhayangkara Tantui Ambon untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *