Porseni HBP Ke-62 Resmi Dibuka, Wujud Pembinaan Positif dan Penguatan Kebersamaan Antar Pegawai

Ambon,Salawaku – Pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62 di wilayah Maluku resmi digelar dan dipusatkan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Ambon. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Selasa (7/4)

Acara pembukaan berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan, diikuti oleh jajaran petugas pemasyarakatan serta warga binaan dari berbagai Unit Pelaksana Teknis di wilayah Maluku. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat nilai-nilai pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Ricky Dwi Biantoro menegaskan bahwa Porseni merupakan bagian dari strategi pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. “Melalui Porseni ini, kita ingin menanamkan nilai sportivitas, mempererat solidaritas, serta memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengekspresikan potensi dan kreativitasnya,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Rutan Ambon, Jeffry Persulessy, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya siap menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan Porseni sebagai tuan rumah. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini dalam menciptakan suasana yang kondusif di dalam rutan.

“Kami berkomitmen untuk memberikan ruang pembinaan yang positif bagi warga binaan. Porseni ini menjadi wadah yang sangat baik untuk menyalurkan bakat, memperkuat kebersamaan, serta menjaga kesehatan fisik dan mental warga binaan,” ungkap Jeffry.

Berbagai cabang olahraga dan seni akan dipertandingkan selama pelaksanaan Porseni, dengan melibatkan partisipasi aktif warga binaan. Antusiasme yang tinggi terlihat sejak pembukaan, menandakan semangat kebersamaan yang terus terbangun di lingkungan pemasyarakatan.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan seremoni simbolis serta penampilan seni yang menambah semarak suasana. Diharapkan melalui kegiatan ini, nilai-nilai positif seperti disiplin, kerja sama, dan kepercayaan diri dapat terus tumbuh, sejalan dengan tujuan pemasyarakatan dalam membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *