Hargai Senior, Boy Tak Ingin Golkar Pecah, Harus Tetap Solid
Ambon, Salawaku– Plt Ketua DPD Golkar Maluku Umar Ali Lessy akhirnya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Maluku periode 2025-2030 pada Musda XI Partai Golkar Maluku, Sabtu (8/11/2025) di Swiss-belhotel, Ambon.
Penetapan secara aklamasi oleh pimpinan musda dalam SK Partai Golongan Karya Provinsi Maluku Nomor: KEP.06/MUSDA.XI/GOLKAR/MAL/2025 Tentang
Keorganisasian Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar yang berakhir Minggu (19/11/2025) dini hari dipimpin oleh Helmy Jen selaku ketua, didampingi Anos Yeremias selaku sekretaris dan anggota Agus Salam Hehanussa, Derek Loupatty dan Niko Urat.
Proses penetapan ini pun dilakukan setelah, Kandidat Calon ketua Rohalim Boy Sangadji alias RBS menyatakan mundur.
RBS Nyatakan Mundur
RBS yang kerab disapa Bung Boy nyatakan mundur dari pencalonan saat Ketua Depidar XXIV SOKSI Maluku ini diminta untuk menyampaikan visi misi.
Setelah nyatakan mundur, dengan ikhlas hati Bung Boy yang adalah Ketua Depidar SOKSI Maluku langsung menyatakan komitmen politiknya memberi dukungan kepada seniornya Umar Ali Lessy untuk jadi nakhoda Partai Golkar Maluku untuk lima tahun ke depan.
Boy Sangadji juga adalah Wakil Ketua Koordinator Bidang Fungsi Kebijakan Publik 1 (Ekonomi, Hukum dan HAM).
Dalam forum Musda itu, sosok Boy Sangadji yang adalah sosok humanis ini memberikan pembelajaran politik yang baik kepada para kader golkar terutama yang masih junior agar selalu menghargai para senior partai.
Tokoh pemuda Hatuhaha asal Pulau Haruku yang memiliki prestasi gemilang ini menjelaskan keputusan mundur dari pencalonan harus diambilnya setelah mendengar berbagai masukan dari senior partai, keluarga, dan para pendukungnya.
Bung Boy inilah sapaan akrabnya dengan mengenakan baju merah warna kebesaran organisasi SOKSI menyampaikan, keputusan politiknya ini merupakan komitmen pribadi serta pendukungnya untuk menjaga soliditas serta keutuhan partai dan menghargai mekanisme partai.
“Kita ingin memberikan contoh bahwa inilah cara berdemokrasi yang baik. Semua diselesaikan di forum yang terhormat, bukan di luar mekanisme partai. Bagi saya dan para pendukung saya bahwa soliditas dan keutuhan partai Golkar merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar. Golkar harus kembali jaya di Maluku,” Kata Bung Boy.
Boy pun sempat menitipkan pesan kepada seniornya Umar Ali Lessy agar merangkul seluruh kader, termasuk para pendukungnya.
“Saya titip teman-teman yang mendukung saya agar dijaga dan dirangkul. Jangan sampai ada yang disisihkan. Kita semua keluarga besar Golkar,” kata Boy.


