Tingkatkan Kinerja, Lapas Saparua Ikuti Penguatan Tusi dari Kanwil Maluku
Saparua, Salawaku – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Saparua terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan kepada warga binaan dengan mengikuti kegiatan Zoom Meeting bertajuk “Penguatan Tugas dan Fungsi (TUSI) Bidang Pelayanan dan Pembinaan”, yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Maluku. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis (17/7/2025).
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, serta turut dihadiri oleh Kasubsi Keamanan dan Ketertiban Donny D Lekatompessy, Kasubsi Pembinaan Ellen D Anakotta, Kasubsi Admisi dan Orientasi Rafel P. Wosia, beserta jajaran staf Lapas lainnya. Keterlibatan seluruh jajaran struktural ini mencerminkan keseriusan Lapas Saparua dalam menyelaraskan pelaksanaan tugas sesuai kebijakan dan regulasi terbaru.
Kegiatan daring ini bertujuan untuk menyegarkan kembali pemahaman mengenai pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan, khususnya pada aspek pelayanan kepada warga binaan serta pelaksanaan program pembinaan yang menjadi pilar utama dalam proses reintegrasi sosial narapidana.
Dalam sesi Zoom, narasumber dari Kanwil Ditjenpas Maluku menyampaikan berbagai materi penting mulai dari regulasi terkini hingga strategi implementasi pembinaan berbasis kepribadian dan kemandirian. Peserta juga diberikan ruang diskusi interaktif guna menyampaikan tantangan maupun inovasi yang telah diterapkan di masing-masing UPT Pemasyarakatan.
Kepala Lapas Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini menjadi ruang yang sangat strategis dalam memastikan seluruh jajaran memahami dan melaksanakan tugas secara optimal, profesional, dan akuntabel,” tegasnya.
Sementara itu, Kasubsi Pembinaan Ellen D Anakotta menyatakan bahwa kegiatan penguatan ini sangat bermanfaat bagi tim pembinaan.
“Materi yang disampaikan membuka kembali wawasan kami terkait peran strategis pembinaan dalam mendukung proses pemasyarakatan yang humanis. Ini akan menjadi referensi penting dalam menyusun program kerja yang lebih efektif,” ungkapnya.
Ke depan, hasil dari kegiatan ini akan menjadi dasar evaluasi sekaligus penyempurnaan pelaksanaan tugas di bidang pelayanan dan pembinaan. Lapas Saparua bertekad untuk terus mengimplementasikan arahan dari pusat guna menciptakan sistem pemasyarakatan yang lebih responsif, adaptif, dan bermakna bagi warga binaan.


