Warga Ambon Harus Hati-Hati Masih Ada Beras Oplosan Beredar

- Penulis Berita

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 09:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Ambon Harus Hati-Hati Masih Ada Beras Oplosan Beredar – Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan (Pangan) Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku menemukan beras oplosan di gudang CV. Berkat Mulia, Kelurahan Pandan Kasturi Kecamatan Sirimau Kota Ambon, saat operasi pangan, Kamis (24/5/2018).

Tim Satgas Pangan menemukan beras busuk yang dioplos dengan beras berkualitas bagus untuk dijual lagi ke sejumlah toko di Kota Ambon. Beras oplosan itu dimasukan ke dalam kemasan karung beras berkualias dengan ukuran 10 Kg sampai 25 Kg .

“Kita berhasil menemukan pelanggaran di bidang pangan oleh perusahaan dengan melakukan Rekondisi atau mengoplos ulang beras yang sudah rusak (busuk) lalu dikemas ulang, kemudian dijual lagi,” kata Koordinator Satgas Pangan Maluku yang juga Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Maluku Kombes Pol Firman Nainggolan dalam keterangan pers di kantornya, kawasan Mangga Dua Ambon, Senin (28/5/2018).

Firman mengungkapkan dalam aksinya, pelaku mengoplos beras busuk dicampur dengan beras lainnya kemudian dikemas dengan kemasan karung beras berkualitas. Setelah itu, pelaku menjual lagi ke toko-toko dengan harga normal untuk meraup keuntungan besar.”Dari temuan kasus ini, kita telah memeriksa beberapa saksi termasuk pemilik perusahan, dan menyita barang bukti sejumlah karung beras oplosan,” kata Firman.

Barang bukti yang disitu adalah beras oplosan, serta sejumlah peralatan yang digunakan untuk menjahit karung kemasan beras. “Beras rusak ini sudah mereka jual di berbagai toko di Kota Ambon, ada juga yang sudah dibeli warga. Dan kita sudah menyita beras-beras yang tersisa di seluruh toko yang mereka jual,” ungkapnya.

Firman mengatakan, barang bukti yang disita oleh Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Maluku ada 20 karung kemasan 10 Kg dan 25 Kg. “Pemilik perusahan sudah kita periksa dan akan kita tingkatkan sebagai tersangka pekan depan. Untuk perbuatan tersebut, dikenakan Undang-Undang Pangan Pasal 139 Junto Pasal 34 ayat 1 dan Undang-undang Perlindungan Konsumen,” kata Firman. (Sumber :Terasmaluku)

Berita Terkait

Begini Cara SSDM Polri Pulihkan Psikologi Anggota Operasi Damai Cartenz
Tahun ke-49, RAT KUD Pelita Makmur Negeri Seith Digelar
TNI Polri Donor Darah Sambut HUT ke-78 Persit Kartika Chandra
Kadiv Humas Buka Pelatihan Kompetensi Anggota Kehumasan
Sejumlah Tokoh Adat Maluku Dukung Jenderal Said Latuconsina Untuk Pimpin Maluku
Real Count KPU 73,37%: Anies 24,25%, Prabowo 58,77%, Ganjar 16,98%
Kajati Buka Sosialisasi Tindak Pidana Sektor Keuangan 
Pemilihnya Naik Kelas, Sosok Widya Pratiwi Meritokrasi Iklim Demokrasi Maluku 
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:49 WIT

Begini Cara SSDM Polri Pulihkan Psikologi Anggota Operasi Damai Cartenz

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:00 WIT

Tahun ke-49, RAT KUD Pelita Makmur Negeri Seith Digelar

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:38 WIT

TNI Polri Donor Darah Sambut HUT ke-78 Persit Kartika Chandra

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:57 WIT

Kadiv Humas Buka Pelatihan Kompetensi Anggota Kehumasan

Rabu, 21 Februari 2024 - 23:54 WIT

Sejumlah Tokoh Adat Maluku Dukung Jenderal Said Latuconsina Untuk Pimpin Maluku

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:36 WIT

Kajati Buka Sosialisasi Tindak Pidana Sektor Keuangan 

Rabu, 21 Februari 2024 - 16:36 WIT

Pemilihnya Naik Kelas, Sosok Widya Pratiwi Meritokrasi Iklim Demokrasi Maluku 

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:11 WIT

Polisi Tilang 7 Ranmor

Berita Terbaru

Politik

Tahun ke-49, RAT KUD Pelita Makmur Negeri Seith Digelar

Kamis, 22 Feb 2024 - 21:00 WIT

Politik

Kadiv Humas Buka Pelatihan Kompetensi Anggota Kehumasan

Kamis, 22 Feb 2024 - 16:57 WIT