Menu

Mode Gelap
Tokoh Lintas Iman di Maluku Deklarasi Damai Umat Beragama Chatime, Gerai Minuman Kekinian Telah Dibuka di Kota Ambon Band Etnik Reggae Asal Ambon Tampil Di Korea Pemprov Maluku dapat 2.208 formasi PPPK tahun 2022, Lowongan Honorer Tualeka Resmi Dilantik Pimpin IDI Wilayah Maluku

Politik · 2 Okt 2021 09:36 WIT ·

Umat Buddha Maluku Diajak Jadi Agen Kerukunan


 Umat Buddha Maluku Diajak Jadi Agen Kerukunan Perbesar

Ambon, SALAWAKU – Umat Buddha di Provinsi Maluku diajak menjadi agen kerukunan, serta memberi contoh tauladan kerukunan kepada umat dan masyarakat.

Pasalnya, Provinsi Maluku merupakan laboratoriumnya kerukunan, oleh karena itu, semangat kerukunan umat beragama harus terus dipelihara dan ditingkatkan agar Maluku benar-benar menjadi barometer dan contoh bagi daerah lain.

Hal ini disampaikan Kakanwil Kemenag Provinsi Malulu H. Jamaludin Bugis, S.Ag dalam sambutannya yang dibacakan oleh Plt. Kabag TU Kanwil Kemenag Provinsi Maluku M. Yasir Rumadaul pada kegiatan Dialog Kerukunan Intern Umat Buddha Kota Ambon di Golden Palace Hotel, Minggu (28/2).

Kegiatan yang diselenggarakan Bimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Maluku dengan tema” Tingkatkan Toleransi Untuk Kerukunan Umat Beragama” turut dihadiri Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Maluku Sariyono, dan Tokoh Agama Buddha.

Dijelaskan, pembinaan atau dialog kerukunan perlu dilakukan terus-menerus dalam rangka menciptakan kerukunan yang sejati. Pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama bersama tokoh agama dan kelompok masyarakat akan bahu membahu menciptakan kondisi aman, nyaman, damai, rukun dan harmonis dalam kehidupan beragama di masyarakat.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa Indonesia saat ini sedang giat melakukan pembangunan diberbagai bidang, maka kerukunan umat beragama menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan pembangunan,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua Panitia kegiatan Bahrur Rohim dalam laporannya mengatakan, maksud dilaksanakannya kegiatan ini sebagai upaya menjaga dan memelihara kerukunan umat Buddha.

“Tujuannya adalah untuk merumuskan kesepahaman moderasi beragama intern umat Buddha serta meningkatkan harmonisasi intern umat Buddha,” katanya

Adapun narasumber yakni Pembimas Buddha Kanwil Kemenag Provinsi Maluku, Direktur Ambon Reconciliaton and Mediation Center (ARMC) dan Ketua Walubi Provinsi Maluku. (RS)

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

GPK Maluku Siap Menangkan PPP di Pemilu 2024

4 November 2022 - 22:02 WIT

Anggota DPRD Keerom Komentari Soal Biaya Kesehatan Lukas Enembe

2 November 2022 - 12:42 WIT

Kendala Khusus, Wetar Utara Baru Diisi Satu Anggota Panwascam

27 Oktober 2022 - 18:11 WIT

Bawaslu Maluku Selesai Seleksi Panwascam, Total 352 Anggota Terpilih

27 Oktober 2022 - 17:48 WIT

Tokoh Adat Sekanto Papua: Warga Papua Harus Biarkan KPK Periksa Lukas Enembe

5 Oktober 2022 - 17:40 WIT

Yusuf Wally: Pembongkaran Pasar Mardika Tidak Efektif

15 September 2022 - 19:14 WIT

Trending di Pemerintahan