Menu

Mode Gelap
Tokoh Lintas Iman di Maluku Deklarasi Damai Umat Beragama Chatime, Gerai Minuman Kekinian Telah Dibuka di Kota Ambon Band Etnik Reggae Asal Ambon Tampil Di Korea Pemprov Maluku dapat 2.208 formasi PPPK tahun 2022, Lowongan Honorer Tualeka Resmi Dilantik Pimpin IDI Wilayah Maluku

Politik · 16 Mar 2022 21:19 WIT ·

Siap Siaga Pemerintah Mitigasi Prediksi BMKG Gempa Megathrust Magnitudo 8,9


 Siap Siaga Pemerintah Mitigasi Prediksi BMKG Gempa Megathrust Magnitudo 8,9 Perbesar

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi zona megathrust segmen Mentawai bisa memicu gempa bumi dengan magnitudo 8,9. Perkiraan ini berdasarkan perhitungan para ahli dari sisi panjang segmen dan kecepatan pergerakan di bidang pergeseran.

Zona megathrust segmen Mentawai ini yang memicu terjadinya gempa bumi dengan magnitudo 6,7 di wilayah pantai selatan Nias Selatan, Sumatera Utara, Senin (13/3) pukul 04.9 Wib.

Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono mengatakan gempa bumi tidak hanya dipicu megathrust, tapi juga sesar aktif. Di Indonesia, terdeteksi ada 13 segmen megathrust. Sementara sesar aktif tercatat lebih dari 295 titik.

Megathrust merupakan tumbukan antara dua lempeng. Sedangkan sesar aktif merupakan bagian lempeng yang mengalami rekahan karena tekanan. Bagian-bagian lemah tersebut mengalami pergeseran.

“Nah di Indonesia, gempa ini yang mematikan sudah lebih dari 46 kali. Jadi Indonesia merupakan kawasan yang terancam gempa megathrust dan sesar aktif,” katanya dalam webinar Sosialisasi Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami Untuk Daerah Risiko Tinggi, Rabu (16/3).

Menurut Daryono, gempa bumi yang terjadi di Indonesia sering kali menimbulkan kerusakan dan korban jiwa. Sebab, Indonesia masih jarang memiliki bangunan tahan gempa. Korban jiwa yang terjadi sebetulnya bukan karena guncangan gempa, melainkan akibat bangunan roboh.

“Gempa tidak membunuh tapi bangunan roboh menimbulkan korban meninggal dan rusak,” ujarnya.

Korban jiwa dan kerusakan bisa diminimalisir. Solusi utamanya, membangun bangunan tahan gempa. Selain itu, masyarakat harus bisa menyelamatkan dir saat terjadi gempa. Misalnya segera melindungi badan, utamanya bagian kepala dan tengkuk.

Artikel ini telah dibaca 133 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

GPK Maluku Siap Menangkan PPP di Pemilu 2024

4 November 2022 - 22:02 WIT

Anggota DPRD Keerom Komentari Soal Biaya Kesehatan Lukas Enembe

2 November 2022 - 12:42 WIT

Kendala Khusus, Wetar Utara Baru Diisi Satu Anggota Panwascam

27 Oktober 2022 - 18:11 WIT

Bawaslu Maluku Selesai Seleksi Panwascam, Total 352 Anggota Terpilih

27 Oktober 2022 - 17:48 WIT

Tokoh Adat Sekanto Papua: Warga Papua Harus Biarkan KPK Periksa Lukas Enembe

5 Oktober 2022 - 17:40 WIT

Yusuf Wally: Pembongkaran Pasar Mardika Tidak Efektif

15 September 2022 - 19:14 WIT

Trending di Pemerintahan