Menu

Mode Gelap
Tokoh Lintas Iman di Maluku Deklarasi Damai Umat Beragama Chatime, Gerai Minuman Kekinian Telah Dibuka di Kota Ambon Band Etnik Reggae Asal Ambon Tampil Di Korea Pemprov Maluku dapat 2.208 formasi PPPK tahun 2022, Lowongan Honorer Tualeka Resmi Dilantik Pimpin IDI Wilayah Maluku

Politik · 2 Okt 2021 09:37 WIT ·

Selly Haurissa : Tak Ada Pungli di Disdukcapil Kota Ambon


 Selly Haurissa : Tak Ada Pungli di Disdukcapil Kota Ambon Perbesar

Selly Haurissa : Tak Ada Pungli di Disdukcapil Kota Ambon – Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Ambon, Selly Haurissa secara tegas membantah adanya pemberitaan yang beredar bahwa pegawai pada dinas yang dipimpinnya melakukan pungutan liar (pungli) dalam proses pengurusan dokumen administrasi baik KTP, Kartu Keluarga maupun Akte kelahiran oleh warga.

Menurut Haurissa, pemberitaan tentang pungutan liar yang berlaku di Disdukcapil mulai dari 250 ribu hingga 750 ribu per orang yang melakukan pengurusan dokumen administrasi tidak benar.

Dirinya menyesalkan adanya pemberitaan sepihak yang kebenarannya belum dapat dibuktikan secara yuridis formal, atau adanya temuan di lapangan tentang tindakan menagih pungutan liat yang dilakukan oleh staf dan petugas pada Dinas Catatan Sipil kota Ambon

Oleh karena itu dirinya berharap kepada rekan-rekan media sebelum memberitakan sesuatu, harus disertai dengan bukti yang akurat, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Dirinya menjamin jika ada bukti bahwa staf atau petugas pada dinas Catatan Sipil kota Ambon yang sengaja meminta uang pada warga yang mengurus dokumen administrasi maka selaku kepala ia akan akan mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang ada.

Mulai dari teguran, sangksi normatif hingga bisa dilakukan proses hukum. Sejauh ini, sistem yang dibangun, kata Haurissa sudah cukup baik pada dinas yang dipimpinnya, seluruh keperluan masyarakat dalam pengurusan administrasi apapun selalu terlayani dengan sigap dan sudah berbasis online dan mengubah dari cara lama, yakni dengan metode manual.

Sehingga, pihaknya juga sudah menindaklanjuti amanat pasal 5 ayat (5) Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2019 tentang Pelayanan Administrasi Kependudukan. Penerapan inovasi TTE sebagai upaya memberikan layanan lebih cepat, mudah, dan aman bagi masyarakat yang melakukan pengurusan administrasi kependudukan.

Haurissa mengungkapkan, jika semua pelayanan di Disdukcapil sudah terintegrasi dengan efisien yang berkualitas bagi masyarakat.

Selain itu, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar jangan mempercayai oknum tertentu yang mengatasnamakan Disdukcapil Kota Ambon sebagai perantara (calo) dalam pengurusan berkas atau dokumen administrasi lainnya.

Mengingat pemberitaan miring mengenai adanya pungli pernah terjadi pada tahun 2018 lalu, saat masyarakat berbondong-bondong untuk mengikuti seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS). (Source : DMS)

.

Artikel ini telah dibaca 147 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

GPK Maluku Siap Menangkan PPP di Pemilu 2024

4 November 2022 - 22:02 WIT

Anggota DPRD Keerom Komentari Soal Biaya Kesehatan Lukas Enembe

2 November 2022 - 12:42 WIT

Kendala Khusus, Wetar Utara Baru Diisi Satu Anggota Panwascam

27 Oktober 2022 - 18:11 WIT

Bawaslu Maluku Selesai Seleksi Panwascam, Total 352 Anggota Terpilih

27 Oktober 2022 - 17:48 WIT

Tokoh Adat Sekanto Papua: Warga Papua Harus Biarkan KPK Periksa Lukas Enembe

5 Oktober 2022 - 17:40 WIT

Yusuf Wally: Pembongkaran Pasar Mardika Tidak Efektif

15 September 2022 - 19:14 WIT

Trending di Pemerintahan