Beranda Politik Saksi Hebat tolak hasil rekapitulasi Bursel

Saksi Hebat tolak hasil rekapitulasi Bursel

17
0

Saksi Hebat tolak hasil rekapitulasi Bursel – Saksi pasangan calon independen Gubernur/Wagub Maluku nomor urut tiga Herman Koedoeboen & Abdullah Vanath (Hebat) menyatakan menolak rekapitulasi hasil penghitungan suara pilkada serentak dari KPU Kabupaten Buru Selatan.

Penolakan tersebut disampaikan saksi paslon Hebat, Hendrik Lucikoy dalam rapat rekapitulasi penghitungan suara pilgub dan wagub tingkat provinsi, dibuka ketua KPU Maluku, Samsul Rifan Kubangun, di Ambon, Sabtu.

Dalam rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara KPU provinsi tersebut, saksi pasangan Hebat menyatakan keberatan dengan sejumlah persoalan di Bursel.

“Misalnya saja penggunaan surat suara 2,5 persen terpakai di beberapa kecamatan seperti Ambalau, Leksula, Namrole, dan Kecamatan Waisama,” ujarnya.

Pada beberapa TPS di empat kecamatan ini menggunakan kelebihan surat suara 2,5 persen sehingga mempengaruhi jumlah perolehan suara pasangan calon dan semestinya diselesaikan di tingkat kabupaten namun tidak direalisasikan.

“Ada sejumlah temuan yang kami gunakan, kalau pun dalam rapat pleno ini tetap dipertahankan maka akan kami gunakan sebagai bukti dalam persidangan di Mahkamah Konstitusi dan kami tidak menerima hasil rekapitulasi hasil penghitungan Kabupaten Buru Selatan,” katanya.

Pihak KPU Kabupaten Buru Selatan mengatakan terdapat 51.710 dalam DPT dimana pasangan Santun meraih 8.675 suara, Baileo 27.513, dan pasangan Hebat 6.306 suara.

Jumlah pemilih yang menggunakan haknya dalam pilkada serentak gubernur dan wagub Maluku di Bursel sebanyak 42.061 suara, jumlah suara sah 42.494, dan suara tidak sah 569.

Khusus untuk pemilih yang berstatus sebagai penyandang disabilitas di Kabupaten Buru Selatan sebanyak 120 orang dan seluruhnya telah menggunakan hak suara mereka dalam pilkada serentak gubernur dan wagub.

Komisioner Bawaslu Maluku, Paulus Titaley mengapresiasi kerja KPU Bursel sehingga seluruh penyandang disabilitas dapat menggunakan hak politiknya untuk mencoblos.

“Sebagai koreksi, terkait data pengguna surat suara dimana suara yang diterima termasuk cadangan 2,5 persen berjumlah 53.078, jumlah surat suara yang dikembalikan karena rusak atau keliru dicoblos sebanyak 242,” katanya.

Kemudian jumlah surat suara yang tidak digunakan termasuk sisa surat suara cadangan 9.657 dan jumlah surat suara yang digunakan 43.063, dan rumus dari komponen ini adalah satu kurang dua tambah tiga dan ditambah empat maka hasilnya adalah nol.

“Namun terjadi selisih sebesar 116 surat suara yang digunakan, karena total surat suara yang diterima KPU Bursel sebab jumlah totalnya 53.962 surat suara, sementara surat suara yang diterima termasuk cadangan adalah 53.078,” kata Titaley.

Jadi surat suara yang digunakan sebanyak 43.063 bila dikurangi 53.078 maka hasilnya adalah seisih 116 surat suara, dimana masalah ini terkait dengan jumlah data pengguna surat suara dan bukannya jumlah pemilih atau data pemilih dan cukup mempengaruhi hasil penghitungan.

Ketua KPU Kota Ambon, Marthinus Kainama mengatakan, perolehan suara dari pasangan calon gubernur-wagub nomor urut satu, Said Assagaff-Andreas Rentanubun (Santun) sebanyak 41.249 suara, nomor urut dua Murad Ismail- Barnabas Orno (Baileo) 41.139 suara, dan paslon independen Herman Koedoebeon – Abdullah Vanath (Hebat) 52.892 suara.

“Jumlah pemilih dalam DPT 207.053, tetapi yang menggunakan hak pilih 134.734 orang, jumlah suara sah 140.280 suara, suara tidak sah 1.100 suara dan total suara sah maupun tidak sah 141.380,” kata Marthinus.

Untuk Kabupaten Seram Bagian Barat dari 143.229 pemilih dalam DPT dan yang menggunakan hak pilih 101.016 suara, suara sah 102.163, suara tidak sah 972, dimana pasangan Santun mendapat dukungan 29.384 suara, Baileo 48.719 suara, dan Hebat 24.060 suara.

Pasangan Santun meraih dukungan 7.421 suara di Kabupaten Kepulauan Aru, sementara pasangan Bailoe 20.829 dan Henat 11.203 suara dari jumlah surat suara sah di wilayah itu sebanyak 39.543 suara.

Sedangkan dari Kabupaten Maluku Tenggara Barat, pasangan Santun mendapat dukungan 21.520 suara dari total pemilih dalam DPT sebanyak 63.087 pemilih dari jumlah suara sah 47.960 suara.

Dari Kabupaten MTB ini, pasangan Baileo meraih dukungan 17.587 suara dan pasangan Hebat mendapatkan 8.583 suara.