Polsek Sirimau & Kelurahan Rijali Gelar Pertemuan Bersama Pedagang

Admin

- Penulis Berita

Jumat, 8 Maret 2024 - 23:17 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SALAWAKU, Dalam upaya untuk bersama menjaga situasi Kamtibmas di kawasan Pasar Mardika dan sekitarnya, Polsek Sirimau dan Kelurahan Rijali menggelar pertemuan bersama para pedagang.

Pertemuan digelar, Jumat (8/3/2024) tadi, di Kantor Lurah Rijali Mardika yang dihadiri pula oleh, pihak kelurahan, Polsek Sirimau serta para tokoh-tokoh organisasi dan anggota dari pengusaha dan pedagang yang berada di kawasan pasar Mardika Kota Ambon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ikut hadir pula organisasi pedagang maupun pengusaha diantaranya

Forum Komunikasi Pengusaha Mardika (FKPM), Ikatan Pedagang Pengusaha Mardika ( IPPMA), Asosiasi Pedagang Mardika (APMA) dan Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKKAPI).

Kegiatan yang dilaksanakan mengangkat tema; “Melalui pertemuan bersama tokoh-tokoh organisasi pengusaha dn pedagang di pasar Mardika kota Ambon Kita ciptakan kolaborasi bersama pemerintah dn aparat keamanan utk mempererat silaturahmi dalam rangka menjaga kawasan pasar Mardika yang aman dan nyaman,”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan menjalin silaturahmi dan kolaborasi bersama antra pemerintah Kota Ambon dan aparat keamanan dalam rangka menjaga situasi kamtibmas kawasan pasar Mardika agar tetap aman dan nyaman pasca Pemilu 2024 dan dalam memasuki bulan Suci Ramadhan.

Wakapolsek Sirimau, Ipda Edi Risakotta dal pertemuan itu menyampaikan kepada para pengusaha, maupun pedagang akan pentingnya menjalin kerja sama dalam menjaga Kamtibmas di kawasan pasar Mardika.

Baca juga :   KPU Maluku Gelar Rakor Tahapan Pencalonan Kepala Daerah 2024

“Mengingat karena kawasan pasar Mardika merupaka wilayah yang rawan, serta tindakan kejahatan kriminal oleh para pelaku kejahatan dengan modus-modus baru yang lebih terorganisir sehingga perlu mengantisipasi dengan cara melaporkan gejala sesuatu yang dilihat, di dokumentasi dan dilaporkan kepada pihak yang berwajib secepatnya,” ungkapnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Lurah Rijali, Ani Haupea yang menyampaikan, kapasitasnya dan kewenanganya yang saat ini masih dibatasi dalam penanganan terkait masalah pedagang yang ada di kawasan pasar Mardika.

Lurah mengaku, peranan pemprov maupun Pemkot saat ini masih sangat dibutuhkan oleh para pedagang dalam hal pengawasan, pemeliharaan dan penataan tempat yang masih ditertibkan oleh pihak Pemprov dan Pemkot.

Ditempat yang sama Ketua pedagang Forum Komunikasi Pengusaha Mardika (FKPM) Mustari Ajib Muhammad menyampaikan bahwa keamanan tercipta bila ada keadilan.

Sebagai ketua FKPM yang mewadahi beberapa penghuni ruko, mengaku saat ini masih merasa tidak nyaman dengan kebijakan Pemprov terkait penunjukan PT Bumi Perkasa Timur (BPT) sebagai pihak ketiga dalam mengelola ruko di kawasan Mardika.

Menurutnya pihak PT.BPT hanya diberikan kewenangan sesuai MOU dengan Pemprov nomor 21 tanggal 13 Juli 2022 hanya mengelola 140 ruko bukan melakukan penagihan secara menyeluruh di kawasan pasar Mardika terutama kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL).

Baca juga :   KPU Maluku Gelar Rakor Tahapan Pencalonan Kepala Daerah 2024

“Ini yang menimbulkan keresahan di kalangan para pedagang,” ucapnya.

Keluhan juga disampaikan Haji Nia Saphia ibrahim selaku Sekretaris Ikatan Pedagang Pasar Mardika ( IPPMA) mengaku bahwa polemik yang terjadi saat ini dan dialami oleh para pedagang terutama IPPMA, yakni mengenai persoalan tempat di gedung pasar yang baru.

Dimana penempatan pedagang oleh pihak Pemprov pada gedung pasar modern yang baru, dianggap tidak sesuai dengan data yang di berikan oleh organisasi pedagang yang dapat menimbulkan keresahan yang berbuntut melakukan aksi protes sehingga hal ini harus menjadi perhatian pihak keamanan ke depan agar bisa di antisipasi lebih awal agar tidak terjadi dan menimbulkan gangguan kamtibmas.

“Ini dianggap tidak sesuai dengan data yang di berikan oleh organisasi pedagang yang dapat menimbulkan keresahan yang berbuntut melakukan aksi protes sehingga hal ini harus menjadi perhatian pihak keamanan ke depan agar bisa di antisipasi lebih awal agar tidak terjadi dan menimbulkan gangguan kamtibmas,” tandasnya lagi. (NN)

Berita Terkait

KPU Maluku Gelar Rakor Tahapan Pencalonan Kepala Daerah 2024
Juan Tentua Pimpin KNPI Kota Ambon
Ny Rahmi Meitia Dilantik Jadi PJ Ketua TP PKK Kota Tual
Lantik Penjabat Walikota Tual, Ini Harapan Sadali
Hadirkan H3RO Land Dream Battle, Tri Buka Kesempatan Awali Karier di Industri Gaming
Pentingnya Edukasi Masyarakat Penggunaan Kental Manis Sebagai Susu Tak Baik Untuk Anak
Tak ada Mahar Untuk Rekomendasi PDIP, cukup menyerahkan uang saksi ke DPP
Ilegal Oil SPBU Galala di Gas, SPBU Wayame Injak Rem
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juli 2024 - 00:29 WIT

KPU Maluku Gelar Rakor Tahapan Pencalonan Kepala Daerah 2024

Jumat, 19 Juli 2024 - 22:48 WIT

Juan Tentua Pimpin KNPI Kota Ambon

Jumat, 19 Juli 2024 - 21:37 WIT

Ny Rahmi Meitia Dilantik Jadi PJ Ketua TP PKK Kota Tual

Jumat, 19 Juli 2024 - 21:10 WIT

Lantik Penjabat Walikota Tual, Ini Harapan Sadali

Kamis, 18 Juli 2024 - 18:46 WIT

Hadirkan H3RO Land Dream Battle, Tri Buka Kesempatan Awali Karier di Industri Gaming

Selasa, 16 Juli 2024 - 22:00 WIT

Tak ada Mahar Untuk Rekomendasi PDIP, cukup menyerahkan uang saksi ke DPP

Selasa, 16 Juli 2024 - 04:53 WIT

Ilegal Oil SPBU Galala di Gas, SPBU Wayame Injak Rem

Sabtu, 13 Juli 2024 - 22:26 WIT

Jemaah Haji Maluku Tiba, Pj. Gubernur Maluku Apresiasi Menteri Agama RI

Berita Terbaru

Pemerintahan

KPU Maluku Gelar Rakor Tahapan Pencalonan Kepala Daerah 2024

Minggu, 21 Jul 2024 - 00:29 WIT

Politik

Juan Tentua Pimpin KNPI Kota Ambon

Jumat, 19 Jul 2024 - 22:48 WIT

Politik

Ny Rahmi Meitia Dilantik Jadi PJ Ketua TP PKK Kota Tual

Jumat, 19 Jul 2024 - 21:37 WIT

Politik

Lantik Penjabat Walikota Tual, Ini Harapan Sadali

Jumat, 19 Jul 2024 - 21:10 WIT