Menu

Mode Gelap
Tokoh Lintas Iman di Maluku Deklarasi Damai Umat Beragama Chatime, Gerai Minuman Kekinian Telah Dibuka di Kota Ambon Band Etnik Reggae Asal Ambon Tampil Di Korea Pemprov Maluku dapat 2.208 formasi PPPK tahun 2022, Lowongan Honorer Tualeka Resmi Dilantik Pimpin IDI Wilayah Maluku

Politik · 2 Okt 2021 09:36 WIT ·

Murad Ismail : Swing Vooter ke Paslon 02 dipengaruhi Media Sosial


 Swing Vooter ke Paslon 02 dipengaruhi Media Sosial Perbesar

Swing Vooter ke Paslon 02 dipengaruhi Media Sosial

Swing Vooter ke Paslon 02 dipengaruhi Media Sosial – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jokowi-Ma’ruf di Maluku, Murad Ismail menyatakan optimis tren “swing voter” pada Pemilu serentak 2019 tidak akan mempengaruhi kemenangan pasangan calon presiden nomor urut 01 di Maluku.

“Tren swing voter tidak akan mempengaruhi target 75 persen menang, karena orang Maluku sebagian besar adalah pemilih tradisional,” kata Murad di Ambon, Rabu.

Swing voter adalah istilah yang merujuk pada kelompok pemilih yang sebelumnya mendukung partai tertentu, tapi kemudian mengubah dukungannya dan memilih calon atau tokoh dari partai lain.

Murad mengatakan swing voter merupakan kelompok pemilih yang mudah dipengaruhi melalui media sosial. Di Maluku tren swing voter hanya terjadi di kawasan perkotaan, yang mana tingkat akses telekomunikasi dan jaringan internet lancar, sehingga masyarakat mudah mengakses berbagai platform media sosial.

Sedangkan sebagian besar masyarakat Maluku adalah pemilih tradisional yang masih minim dengan akses telekomunikasi, sehingga mereka tidak bersentuhan langsung dengan kampanye melalui dengan media sosial oleh pihak oposisi.

Karena itu, ia percaya kemenangan pasangan Jokowi-Ma’ruf akan lebih banyak ditentukan oleh kerja keras para relawan TKD di daerah-daerah.

“Itu tergantung dari kita. Swing voter yang bisa pindah ke paslon 02 adalah orang-orang yang bisa akses internet, tapi orang Maluku sebagian besar adalah pemilih tradisional, tetap akan bertahan pada paslon 01,” katanya.

Dikatakannya, selama empat hari terakhir sebelum memasuki masa tengan Pemilu 2019, pihaknya gencar mengunjungi berbagai wilayah di Maluku untuk mengkampanyekan pasangan Jokowi-Ma’ruf. Hingga kini sudah tujuh kabupaten/kota yang disambangi olehnya

Tiga wilayah yang dijadwalkan akan segera dikunjungi dalam empat hari terakhir adalah Kepulauan Aru, Kota Tual dan Kabupaten Maluku Tenggara.

“Sebagai gubernur terpilih saya punya tanggung jawab itu untuk mengecek bagaimana di daerah dan semua rata-rata mengatakan bahwa mereka menjamin 80 persen suara untuk paslon 01,” ujarnya.

Pilpres 2019 diikuti dua pasangan capres, yaitu no urut 01 Jokowi-Ma’ruf Amin dan no urut 02 Prabowo-Sandiaga. (Source : Antara)

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

GPK Maluku Siap Menangkan PPP di Pemilu 2024

4 November 2022 - 22:02 WIT

Anggota DPRD Keerom Komentari Soal Biaya Kesehatan Lukas Enembe

2 November 2022 - 12:42 WIT

Kendala Khusus, Wetar Utara Baru Diisi Satu Anggota Panwascam

27 Oktober 2022 - 18:11 WIT

Bawaslu Maluku Selesai Seleksi Panwascam, Total 352 Anggota Terpilih

27 Oktober 2022 - 17:48 WIT

Tokoh Adat Sekanto Papua: Warga Papua Harus Biarkan KPK Periksa Lukas Enembe

5 Oktober 2022 - 17:40 WIT

Yusuf Wally: Pembongkaran Pasar Mardika Tidak Efektif

15 September 2022 - 19:14 WIT

Trending di Pemerintahan