Memilih Pemimpin dengan Penuh Jiwa Besar bukan Atas Kepentingan Pribadi ataupun Golongan

- Penulis Berita

Kamis, 13 Juli 2023 - 19:18 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

“Menghadapi pemilihan Presiden 2024 yang tidak lama lagi akan dilaksanakan untuk memilih seorang Presiden pemimpin kita yang akan menggatikan Jokowi dengan harapan dapat membawa perubahan nasib bangsa Indonesia kedepan yang lebih baik lagi”

 

Oleh Hasan Tuankotta, H.U

Ketua Umum Himpunan Semangat Usaha Masyarakat Maluku (HISUMMA)

 

Sebagai anak bangsa Indonesia yang sadar betul punya tanggung jawab terhadap nasib bangsa dan negara Indonesia yang tercinta ini, dari nurani lubuk hati yang paling dalam tidak pernah rela seluruh anak cucu rakyat bangsa dan negara Indonesia dijajah dikuasai oleh Asing Aseng terkhusus seperti saat ini kita tengah dikuasai secara masif oleh Oligarki Pengusaha-pengusaha Cina dalam berbagai bidang yang disebut penjajahan gaya baru.

Olehnya itu bangsa kita sangat membutuhkan seorang pemimpin yang bisa mencegah anak cucu kita semakin masif lagi dijajah oleh siapapun terutama Cina yang tengah kita rasakan saat sekarang ini, mari kita bersama-sama menyatukan langkah hati kita mencari jalan keluarnya untuk mencegah anak cucu kita semakin dikuasai oleh Asing Aseng Cina kedepan.

Menghadapi pemilihan Presiden 2024 yang tidak lama lagi akan dilaksanakan untuk memilih seorang Presiden pemimpin kita yang akan menggatikan Jokowi dengan harapan dapat membawa perubahan nasib bangsa Indonesia kedepan yang lebih baik lagi, untuk itu kita harus lebih berhati-hati cermat dan cerdas melihat memasang filter menyaring meneliti mencerna lebih kritis lagi untuk mengambil memilih seorang pemimpin.

Saya adalah relawan Prabowo dari 2014 padahal saat itu saya berposisi sebagai pengurus di Partai Nasdem Maluku Alhamdulillah saya punya 2 jabatan dan dengan jiwa besar bukan untuk kepentingan pribadi maupun golongan saya tidak mau memilih Jokowi karena dari hemat saya ada kepentingan Oligarki Cina di belakang Jokowi untuk selalu menguasai Indonesia, saya berjuang untuk memenangkan Prabowa sementara partai kami mengusung Jokowi dan menurut hemat saya Prabowo menang di Pilpres 2014 dan 2019 tetapi apa mau dikata Prabowo tidak bisa jadi Presiden pertanyaannya kenapa jawabannya karena Indonesia sangat-sangat dikuasai oleh Oligarki Pengusaha-pengusaha Cina sehingga dengan uang mereka bisa melakukan apa pun yang mereka inginkan dengan menghalalkan segala cara menabrak seluruh peraturan perundang-undangan yang ada untuk tetap menguasai Indonesia.

Untuk menghadapi Pilpres 2024 ini kita harus lebih cermat dan cerdas melihat siapa yang baik untuk dapat menjadi Presiden Indonesia 2024.

Bila kita memilih Prabawo menurut hemat saya Prabowo akan bisa diintervensi Oleh Oligarki Cina karena biasanya bawang putih akan melihat ke bawang putih dan bawang merah akan melihat ke bawang merahnya itu sudah merupakan hukum alam.

Berikutnya bila kita mau memilih Ganjar Pranowo berarti Oligarki akan tetap mengusai bahkan akan lebih masif lagi Cina mengusai Indonesia kedepan sebab yang mengusungnya adalah Oligarki melalui Jokowi dengan Partai PDIP yang bisa dikatakan boneka Oligarki jilid 2 yang akan tetap berkibar di bumi pertiwi Indonesia tercinta ini.

Untuk itu satu-satu sikap yang harus kita ambil dengan penuh jiwa besar bukan atas kepentingan pribadi ataupun golongan tetapi demi kepentingan yang lebih besar yaitu untuk menyelamatkan nasib anak cucu kita kedepan agar dapat terhindar dari belenggu cengkraman Oligarki pengusaha-pengusaha Cina yang sudah mengusai Indonesia dalam berbagai bidang yang disebut dengan penjajahan gaya barunya yang tengah kita rasakan saat sekarang ini, sekali lagi saya tekankan bila kita tidak rela anak cucu kita semakin dikuasai dijajah oleh Oligarki Cina lebih masif lagi kedepan dengan penjajahan gaya barunya yang tengah kita rasaakan saat ini dan dihawatirkan anak cucu kita akan diintervensi keyaQinannya dengan faham komunis Cina yang sangat-sangat berbahaya !!! Untuk itu KITA HARUS-HARUS DAN HARUS MEMILIH ANIES BASWEDAN UNTUK MENJADI PRESIDEN INDONESIA 2024 Sekian Salam Perubahan untuk Indonesia lebih baik lagi.

Berita Terkait

Begini Cara SSDM Polri Pulihkan Psikologi Anggota Operasi Damai Cartenz
Tahun ke-49, RAT KUD Pelita Makmur Negeri Seith Digelar
TNI Polri Donor Darah Sambut HUT ke-78 Persit Kartika Chandra
Kadiv Humas Buka Pelatihan Kompetensi Anggota Kehumasan
Sejumlah Tokoh Adat Maluku Dukung Jenderal Said Latuconsina Untuk Pimpin Maluku
Real Count KPU 73,37%: Anies 24,25%, Prabowo 58,77%, Ganjar 16,98%
Kajati Buka Sosialisasi Tindak Pidana Sektor Keuangan 
Pemilihnya Naik Kelas, Sosok Widya Pratiwi Meritokrasi Iklim Demokrasi Maluku 
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:49 WIT

Begini Cara SSDM Polri Pulihkan Psikologi Anggota Operasi Damai Cartenz

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:00 WIT

Tahun ke-49, RAT KUD Pelita Makmur Negeri Seith Digelar

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:38 WIT

TNI Polri Donor Darah Sambut HUT ke-78 Persit Kartika Chandra

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:57 WIT

Kadiv Humas Buka Pelatihan Kompetensi Anggota Kehumasan

Rabu, 21 Februari 2024 - 23:54 WIT

Sejumlah Tokoh Adat Maluku Dukung Jenderal Said Latuconsina Untuk Pimpin Maluku

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:36 WIT

Kajati Buka Sosialisasi Tindak Pidana Sektor Keuangan 

Rabu, 21 Februari 2024 - 16:36 WIT

Pemilihnya Naik Kelas, Sosok Widya Pratiwi Meritokrasi Iklim Demokrasi Maluku 

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:11 WIT

Polisi Tilang 7 Ranmor

Berita Terbaru

Politik

Tahun ke-49, RAT KUD Pelita Makmur Negeri Seith Digelar

Kamis, 22 Feb 2024 - 21:00 WIT

Politik

Kadiv Humas Buka Pelatihan Kompetensi Anggota Kehumasan

Kamis, 22 Feb 2024 - 16:57 WIT