Menu

Mode Gelap
Tokoh Lintas Iman di Maluku Deklarasi Damai Umat Beragama Chatime, Gerai Minuman Kekinian Telah Dibuka di Kota Ambon Band Etnik Reggae Asal Ambon Tampil Di Korea Pemprov Maluku dapat 2.208 formasi PPPK tahun 2022, Lowongan Honorer Tualeka Resmi Dilantik Pimpin IDI Wilayah Maluku

Politik · 2 Okt 2021 09:36 WIT ·

KNPI Minta DPRD dan Pengusaha Bantu Warga Hadapi Corona


 KNPI Minta DPRD dan Pengusaha Bantu Warga Hadapi Corona Perbesar

KNPI Minta DPRD dan Pengusaha Bantu Warga Hadapi Corona

Ambon, SALAWAKU – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maluku Tengah meminta DPRD dan para pengusaha yang ada di Maluku Tengah untuk ikut serta membantu Pemda menghadapi wabah corona (Covid-19).

“Kami minta sekaligus mengajak para para wakil rakyat dan pengusaha yang memiliki kecukupan untuk meringankan beban pemerintah dengan turut aktif membantu warga yang terdampak maupun medis menghadapi bencana covid-19 ini,” pinta Ketua DPD KNPI Maluku Tengah Abd. Gani Latuconsina melalui telepon Seluler, Selasa (21/4).

Dalam menghadapi wabah ini, sangat dibutuhkan partisipasi dan dukungan berbagai pihak, olehnya itu partisipasi dari wakil rakyat dan para pengusaha termasuk perusahan melalui CSRnya sangatlah berarti guna meringankan beban pemda sekaligus membantu warga masyarakat menghadapi corona ini.

Olehnya itu lanjut Latuconsina dalam situasi sulit seperti saat ini, perlu kolaborasi berbagai pihak sangat dibutuhkan seperti DPRD dan para pengusaha.

“Apalagi imbauan agar yang kuat bisa membantu yang lemah juga telah diserukan oleh pemerintah pusat,” ujar Latuconsina.

Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian kita dalam mencegah penyebaran covid-19 ini adalah dukungan masker, disinfektan, sanitizer, APD medis bahkan bantuan sembako kepada masyarakat pekerja informal yang berdampak virus corona seperti PKL, sopir oto, tukang ojek, becak serta buruh harian lainya.

“Kita tidak bisa serta merta bergantung pada APBD saja, pemda tentu punya kalkulkasi matang karena ini bencana nasional yg melanda Indonesia secara menyeluruh dan tidak bisa diprediksi kapan berakhir, belum lagi misal ada bencana lain yang melanda, olehnya itu, selain alokasi APBD ditambah dengan partisipasi dari berbagai pihak, saya yakin kita mampu melawan situasi ini,” ungkap mantan aktifis Jogja Ini.

Ditambahkan, langkah ini dapat mengantisipasi salah satu himbauan pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19 melalui PSBR dimana warga diminta berdiam dirumah, artinya warga bisa taati himbauan tersebut tapi bagaimana dengan kebutuhan mereka setiap hari.

Ambon, SALAWAKU – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Maluku Tengah meminta DPRD dan para pengusaha yang ada di Maluku Tengah untuk ikut serta membantu Pemda menghadapi wabah corona (Covid-19).

“Kami minta sekaligus mengajak para para wakil rakyat dan pengusaha yang memiliki kecukupan untuk meringankan beban pemerintah dengan turut aktif membantu warga yang terdampak maupun medis menghadapi bencana covid-19 ini,” pinta Ketua DPD KNPI Maluku Tengah Abd. Gani Latuconsina melalui telepon Seluler, Selasa (21/4).

Dalam menghadapi wabah ini, sangat dibutuhkan partisipasi dan dukungan berbagai pihak, olehnya itu partisipasi dari wakil rakyat dan para pengusaha termasuk perusahan melalui CSRnya sangatlah berarti guna meringankan beban pemda sekaligus membantu warga masyarakat menghadapi corona ini.

Olehnya itu lanjut Latuconsina dalam situasi sulit seperti saat ini, perlu kolaborasi berbagai pihak sangat dibutuhkan seperti DPRD dan para pengusaha.

“Apalagi imbauan agar yang kuat bisa membantu yang lemah juga telah diserukan oleh pemerintah pusat,” ujar Latuconsina.

Beberapa hal yang perlu mendapat perhatian kita dalam mencegah penyebaran covid-19 ini adalah dukungan masker, disinfektan, sanitizer, APD medis bahkan bantuan sembako kepada masyarakat pekerja informal yang berdampak virus corona seperti PKL, sopir oto, tukang ojek, becak serta buruh harian lainya.

“Kita tidak bisa serta merta bergantung pada APBD saja, pemda tentu punya kalkulkasi matang karena ini bencana nasional yg melanda Indonesia secara menyeluruh dan tidak bisa diprediksi kapan berakhir, belum lagi misal ada bencana lain yang melanda, olehnya itu, selain alokasi APBD ditambah dengan partisipasi dari berbagai pihak, saya yakin kita mampu melawan situasi ini,” ungkap mantan aktifis Jogja Ini.

Ditambahkan, langkah ini dapat mengantisipasi salah satu himbauan pemerintah untuk memutus penyebaran Covid-19 melalui PSBR dimana warga diminta berdiam dirumah, artinya warga bisa taati himbauan tersebut tapi bagaimana dengan kebutuhan mereka setiap hari.

“Ini yang perlu diperhatikan dan diantisipasi dengan baik, selain itu harapan kita agar fasilitas medis dan tempat karatina harus maksimal tapi tentu perlu dukungan pula, kita tahu bahwa para medis dan relawan adalah garda terdepan, tapi fasilitas dan kebutuhan di Puskesmas dan tempat karantina perlu diperhatikan agar semua bisa berjalan dengan baik dan maksimal, saya yakin kalau semua elemen bergerak membantu pemda, kita akan survive menghadapi wabah ini,” tutup Latuconsina. (RS)

Artikel ini telah dibaca 15 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

GPK Maluku Siap Menangkan PPP di Pemilu 2024

4 November 2022 - 22:02 WIT

Anggota DPRD Keerom Komentari Soal Biaya Kesehatan Lukas Enembe

2 November 2022 - 12:42 WIT

Kendala Khusus, Wetar Utara Baru Diisi Satu Anggota Panwascam

27 Oktober 2022 - 18:11 WIT

Bawaslu Maluku Selesai Seleksi Panwascam, Total 352 Anggota Terpilih

27 Oktober 2022 - 17:48 WIT

Tokoh Adat Sekanto Papua: Warga Papua Harus Biarkan KPK Periksa Lukas Enembe

5 Oktober 2022 - 17:40 WIT

Yusuf Wally: Pembongkaran Pasar Mardika Tidak Efektif

15 September 2022 - 19:14 WIT

Trending di Pemerintahan