Menu

Mode Gelap
Tokoh Lintas Iman di Maluku Deklarasi Damai Umat Beragama Chatime, Gerai Minuman Kekinian Telah Dibuka di Kota Ambon Band Etnik Reggae Asal Ambon Tampil Di Korea Pemprov Maluku dapat 2.208 formasi PPPK tahun 2022, Lowongan Honorer Tualeka Resmi Dilantik Pimpin IDI Wilayah Maluku

Politik · 2 Okt 2021 09:37 WIT ·

Kekayaan Gas Alam Blok Masela di Maluku Kalahkan Qatar


 Kekayaan Gas Alam Blok Masela di Maluku Kalahkan Qatar Perbesar

Kekayaan Gas Alam Blok Masela di Maluku Kalahkan Qatar

Kekayaan Gas Alam Blok Masela di Maluku Kalahkan Qatar – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli mengklaim Indonesia bisa mengalahkan Qatar di sektor Gas Alam jika kekayaan alam itu dikelola dengan baik.

 “Kalau dikelola dengan baik, kekayaan alam ini bisa sangat besar, bisa kalahkan Qatar,” katanya seusai pertemuan dengan sejumlah tokoh Maluku di Kantor Kemenko Kemaritiman Jakarta, Rabu.

Qatar merupakan salah satu negara Arab yang memiliki cadangan gas alam terbesar ketiga di dunia. Negara itu hidup dengan memanfaatkan potensi gas alam.

“Qatar itu hidup dari gas, pekerja teknisnya dari Indonesia banyak sekali,” katanya.

Potensi gas alam yang luar biasa besar, lanjut Rizal, juga ditemukan di Indonesia termasuk di Masela, Maluku serta di perbatasan Timor Leste.

Anatomi Geografis Masela

Foto : Kenali Proyek Abadi Blok Masela

Namun, ia mengaku tidak ingin gas dari Lapangan Abadi di Blok Masela yang cadangannya mencapai 10,73 triliun kaki kubik (TCF) itu hanya kemudian diambil dan diekspor ke negara lain.

“Kami tidak ingin Maluku gasnya diambil, diekspor, tapi Maluku tidak dapat apa-apa lagi,” katanya.

Oleh karena itu, Rizal ingin ada perubahan pandangan dari para pemangku kepentingan untuk pengelolaan sumber daya alam yang lebih berpihak pada rakyat.

Ia ingin rakyat dan masyarakat di sekitar kawasan lapangan gas bisa menarik manfaat sebesar-besarnya.

Selain bisa memberi manfaat untuk rakyat, potensi gas alam Indonesia juga bisa mendorong hilirisasi guna memberikan nilai tambah. Dengan demikian, sektor perdagangan, pendapatan negara dan kesejahteraan rakyat bisa terus ditingkatkan. Hal itu sesuai dengan amanat konstitusi agar sumber daya alam yang ada di Indonesia harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat dan bangsa.

“Syukur, Pak Jokowi sangat tegas soal ini. Beliau berharap kita memiliki paradigma baru dalam pengelolaan sumber daya alam. Kami prihatin dalam suasana seperti masih ada pejabat yang berpikir dengan paradigma lama, tidak peduli rakyatnya dapat apa,” ujarnya

Artikel ini telah dibaca 22 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

GPK Maluku Siap Menangkan PPP di Pemilu 2024

4 November 2022 - 22:02 WIT

Anggota DPRD Keerom Komentari Soal Biaya Kesehatan Lukas Enembe

2 November 2022 - 12:42 WIT

Kendala Khusus, Wetar Utara Baru Diisi Satu Anggota Panwascam

27 Oktober 2022 - 18:11 WIT

Bawaslu Maluku Selesai Seleksi Panwascam, Total 352 Anggota Terpilih

27 Oktober 2022 - 17:48 WIT

Tokoh Adat Sekanto Papua: Warga Papua Harus Biarkan KPK Periksa Lukas Enembe

5 Oktober 2022 - 17:40 WIT

Yusuf Wally: Pembongkaran Pasar Mardika Tidak Efektif

15 September 2022 - 19:14 WIT

Trending di Pemerintahan