Kapolda Maluku Diminta Tegas Tindak Calo Casis Polri

Admin

- Penulis Berita

Jumat, 8 Desember 2023 - 02:48 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

SALAWAKU,AMBON-Kapolda Maluku, Irjen Pol. Lotharia Latif, diminta tegas menindak oknum-oknum polisi yang melakukan tindakan Calo dalam momen penerimaan Calon Siswa (Casis) Polri di Maluku.

Hal ini menyusul adanya dugaan oknum anggota Propam Polda Maluku, berinisial FT yang diduga merupakan Calo Casis Bintara pada 2022 lalu, yang sampai saat ini belum ditindak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anehnya, tindakan FT yang berusaha dibongkar oleh dua anggota Propam Polda Maluku, malah berakibat “fatal” bagi dua polisi tersebut dan berujung mutasi.

Dua anggota di bidang Propam Polda Maluku yang dimutasi lantaran berusaha membongkar dugaan Calo Casis Bintara 2022 oleh FT adalah Bripka AT dan Bripka F.FB.

Bripka AT sendiri dimutasi ke Polres Maluku Tengah, sementara Bripaka F.FB dimutasi ke Polres Maluku Tenggara. Mutasi keduanya diduga tak sesuai prosedur.

Mutasi dua anggota polisi yang berusaha membongkar dugaan praktik calo Casis itu, diketahui telah dilaporkan ke Mabes Polri, Kompolnas dan  Komisi 3 DPR RI.

“Tidak ada respon dari Kapolda dan pejabat terkait di lingkup Polda Maluku, terhadap aduan dugaan praktik calo, serta mutasi yang tak sesuai prosedur maka hal ini sudah dilaporkan ke Mabes Polri, Kompolnas dan  Komisi 3 DPR RI,”kata sumber dari Mabes Polri yang enggan namanya disebut, Kamis.

Sumber ini juga menjelaskan awal muka dugaan praktik calo dilakukan oleh FT. kejadian itu bermula dari laporan masyarakat yang merasa menjadi korban atas apa yang diduga dilakukan oknum polisi di Propam Polda Maluku.

Perbuatan Calo Casis yang diduga dilakukan FPT, meminta uang sebesar Rp.50 juta kepada korban Mba Tia, dengan tujuan agar meloloskan cucu perempuan dalam Seleksi Calon Bintara Polwan menjadi Anggota Polri pada 2022 lalu.

“Ada juga surat yang ditujukan Kapolri itu dilampirkan dengan bukti-bukti yang cukup tentang perbuatan oknum anggota polri atas nama Aiptu FPT,  yang  pada tahun 2022, FT meminta uang sebesar Rp 150.000.000, dari korban  Mba Tia,”jelasnya.

“Itu dengan tujuan untuk tujuan meloloskan cucu perempuan dalam Seleksi Calon Bintara Polwan menjadi anggota Polri, namun Mba Tia (baru memberikan uang sebesar Rp.50 juta, dengan perjanjian nanti setelah lulus barulah uang sisa Rp.100 juta dilunasi,”lanjutnya.

Pada Senin, 2 Oktober 2023, sekitar pukul 13.10 WIT, rincinya, salah satu saksi yakni MR, melaporkan secara lisan perbuatan FT, kepada Kabid Propam Polda Maluku.

“Setelah dilaporkan dan diterima, Kabid Propam lalu selanjutnya melakukan konfirmasi kepada pelapor Bripka AT melalui  telepon. Dan pada Kamis, 5 Oktober 2023, Bripka AT dihubungi Driver dan ajudan Kabid Propam Polda Maluku,serta Bripka VT untuk meminta  agar segera menghadap ke kediaman Kabid Propam dengan membawa korban Mba Tia serta saksi MR,”jelasnya.

Setelah itu, Kabid Propam lalu menginterogasi korban Mba Tia tentang dugaan perbuatan melanggar hukum yang dilakukan FT, kemudian korban menceritakan yang sebenarnya bahwa sudah  memberikan uang sebesar Rp. 50 juta, dengan perjanjian sisah uang sebesar Rp.100.000.000 akan diberikan lagi setelah cucunya lolos jadi anggota Polri.

Mendengar penjelasan korban, Kabid Propam lalu memanggil AKP Y, selaku Kaur Litpers Subbidpaminal Bidpropam Polda Maluku, untuk melakukan penyelidikan lanjut atas hal tersebut.

“Namun sampai dengan laporan pengaduan ini dilaporkan ke Kapolri, tidak ada tindakan hukum baik dalam bentuk penyelidikan maupun tindakan lainnya, terhadap dugaan perbuatan melanggar hukum yang dilakukan FT. AKP Y jug termesan membiarkan dan menutupi tindakan hukum atas perbuatan FT,”paparnya.

Ditanya soal penegakan aturan dan hukum, sumber ini, menerangkan bahwa anggota yang berusaha membangkar kasus tersebut malah telah menerima undangan Klarifikasi Subbidpaminal Bid Propam Polda Maluku Nomor : R/390/XI/WAS.2.4./2023/Bid Propam tanggal 23 November 2023.

“Hal ini cukup janggal karena pengirim surat adalah pihak terlapor saat orang berusaha membongkar kasus ini melakukan laporan ke Kapolda Maluku. Saya nilai ada yang tidak wajar. Mestinya anggota yang berusaha jaga citra polisi, mesti diberi apresiasi, bukan di mutasi,”tegasnya.

Olehnya itu, Kapolda Maluku diminta bersikap tegas agar menjaga citra polisi yang saat ini tingkat kepercayaan publik mulai naik. Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Polda Maluku mengenai hal tersebut. (@)

Berita Terkait

MTQ  XXX Tingkat Promal Resmi Dibuka
Jelang HUT Bhayangkara ke-78, Polresta Ambon Bedah Rumah
Jelang Hari Bhayangkara Kapolresta Ambon pimpin Kerja Bakti  
Pj Gubernur Sultra Terima Penghargaan Presiden Jokowi
Polresta Ambon-IMM Sinergi Jaga Kamtibmas di Ambon
Penjabat Gubernur Maluku Serahkan Hewan Kurban
Tiga Nelayan Asal Pulau Banda berhasil ditemukan
Tambah Lagi Rekomendasi Bagi MI-BMW
Berita ini 52 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 23 Juni 2024 - 14:26 WIT

MTQ  XXX Tingkat Promal Resmi Dibuka

Minggu, 16 Juni 2024 - 21:21 WIT

Jelang HUT Bhayangkara ke-78, Polresta Ambon Bedah Rumah

Sabtu, 15 Juni 2024 - 15:30 WIT

Jelang Hari Bhayangkara Kapolresta Ambon pimpin Kerja Bakti  

Jumat, 14 Juni 2024 - 22:41 WIT

Pj Gubernur Sultra Terima Penghargaan Presiden Jokowi

Jumat, 14 Juni 2024 - 21:53 WIT

Polresta Ambon-IMM Sinergi Jaga Kamtibmas di Ambon

Kamis, 13 Juni 2024 - 17:17 WIT

Penjabat Gubernur Maluku Serahkan Hewan Kurban

Rabu, 12 Juni 2024 - 18:40 WIT

Tiga Nelayan Asal Pulau Banda berhasil ditemukan

Rabu, 12 Juni 2024 - 13:20 WIT

Tambah Lagi Rekomendasi Bagi MI-BMW

Berita Terbaru

Politik

MTQ  XXX Tingkat Promal Resmi Dibuka

Minggu, 23 Jun 2024 - 14:26 WIT

Hukum

Ditreskrimsus Diduga Diamkan Ilegal Oil SPBU Wayame

Kamis, 20 Jun 2024 - 11:26 WIT

Hukum

Pengemudi Avansa Tewas Usai Tertimba Pohon di Laha

Rabu, 19 Jun 2024 - 21:15 WIT

Hukum

Jabatan Dua Kasat Di Polresta Ambon Diserahterimakan

Rabu, 19 Jun 2024 - 14:20 WIT