Menu

Mode Gelap
Tokoh Lintas Iman di Maluku Deklarasi Damai Umat Beragama Chatime, Gerai Minuman Kekinian Telah Dibuka di Kota Ambon Band Etnik Reggae Asal Ambon Tampil Di Korea Pemprov Maluku dapat 2.208 formasi PPPK tahun 2022, Lowongan Honorer Tualeka Resmi Dilantik Pimpin IDI Wilayah Maluku

Politik · 2 Okt 2021 09:36 WIT ·

Kakanwil Kemenag Maluku Beri Kuliah Umum di STPAK Ambon


 Kakanwil Kemenag Maluku Beri Kuliah Umum di STPAK Ambon Perbesar

Ambon, SALAWAKU – Kakanwil Kemenag Provinsi Maluku, H. Jamaludin, S.Ag  tampil memberikan kuliah umum di Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katolik (STPAK) Santo Yohanes Penginjil Ambon, Senin (6/9).

Kegiatan dengan sorotan tema “Peran Mahasiswa Katolik Dalam Menghidupkan Moderasi Beragama” turut dihadiri Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Keuskupan Amboina, Agustinus Arbol beserta pejabat esleon III lingkup Kanwil Kemenag Provinsi Maluku dan seluruh civitas akademika STPAK Santo Yohanes Penginjil Ambon.

Dihadapan para mahasiswa dan seluruh pengelola pendidikan tinggi itu, Kakanwil mengajak para mahasiswa menjadi agen perubahan moderasi beragama di Provinsi Maluku.

“Dalam catatan sejarah, mahasiswa menjadi agen perubahan, tampil aktif dalam gerakan reformasi yang merubah tatanan kehidupan perjalanan bangsa. Melalui momentum ini, saya mengajak para mahasiswa Sekolah Tinggi Pendidikan Agama Katolik Santo Yohanes Penginjil Ambon, untuk menjadi pelopor moderasi beragama ditengah gempuran perubahan,” harap H. Jamaludin, S.Ag dihadapan civitas akademika STPAK Santo Yohanes Penginjil Ambon.

Menurut Kakanwil, peran mahasiswa dalam menghidupi moderasi beragama yang diangkat menjadi tema utama pada kuliah umum ini, memiliki relevansi dengan kondisi masyarakat Indonesia terhususnya Maluku. Negeri ini dikenal sebagai wilayah multikultur, potensi  keberagamaan ini, kerap menimbulkan persoalan pada harmonisasi kerukunan umat beragama. 

“Ini yang kita khawatirkan, untuk itu pemahaman moderasi beragama perlu digeneralisasi dan dipahami. Tema hari ini sangat penting memiliki hubungan secara faktual dengan kondisi bangsa Indonesai,” kata Kakanwil

Pemerintah melalui Kementerian Agama  menurut Kakanwil, saat ini sangat intens pada pembangunan kerukunan umat beragama di Indonesia. Program moderasi beragama dipandang penting, untuk itu dalam rencana strategi pembangunan nasional program moderasi beragama menjadi prioritas utama.

“Keragaman yang ada di Indonesia  adalah kekayaan bangsa. Untuk itu, pemerintah akan terus  mendorong keberagaman melalui program moderasi beragama menjadi kekuatan untuk bisa mewujudkan persatuan dan kesatuan nasional menuju indonesia yang lebih baik,” ujar Kakanwil

Dihadapan para mahasiswa, H. Jamaludin, S.Ag mengatakan secara spesifik terdapat tiga Penyanggah, pembangunan Kerukunan Umat Beragama yakni pemerintah, tokoh agama, dan budaya atau nilai-nilai kearifan lokal. Ketiga elemen ini harus bersinergi dengan baik, sama-sama saling menunjang, tidak bisa dipisahkan karena menjadi kunci utama membangun harmonisasi kerukunan umat beragama ditengah masyarakat.

Untuk diketahui, dalam momentum ini, Kakanwil juga memberikan Bantuan Paket Masker secara simbolis kepada Ketua STPAK Santo Yohanes Penginjil Ambon Andreas Sainyakit dan pemberian piagam penghargaan dari STPAK kepada Kakanwil. (humas)

Artikel ini telah dibaca 318 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

GPK Maluku Siap Menangkan PPP di Pemilu 2024

4 November 2022 - 22:02 WIT

Anggota DPRD Keerom Komentari Soal Biaya Kesehatan Lukas Enembe

2 November 2022 - 12:42 WIT

Kendala Khusus, Wetar Utara Baru Diisi Satu Anggota Panwascam

27 Oktober 2022 - 18:11 WIT

Bawaslu Maluku Selesai Seleksi Panwascam, Total 352 Anggota Terpilih

27 Oktober 2022 - 17:48 WIT

Tokoh Adat Sekanto Papua: Warga Papua Harus Biarkan KPK Periksa Lukas Enembe

5 Oktober 2022 - 17:40 WIT

Yusuf Wally: Pembongkaran Pasar Mardika Tidak Efektif

15 September 2022 - 19:14 WIT

Trending di Pemerintahan