Menu

Mode Gelap
Tokoh Lintas Iman di Maluku Deklarasi Damai Umat Beragama Chatime, Gerai Minuman Kekinian Telah Dibuka di Kota Ambon Band Etnik Reggae Asal Ambon Tampil Di Korea Pemprov Maluku dapat 2.208 formasi PPPK tahun 2022, Lowongan Honorer Tualeka Resmi Dilantik Pimpin IDI Wilayah Maluku

Politik · 28 Jan 2022 00:50 WIT ·

IKB Hatuhaha dan Beinusa Amalatu Serukan Perdamaian Konflik Pelauw (Ory)-Kariu


 IKB Hatuhaha dan Beinusa Amalatu Serukan Perdamaian Konflik Pelauw (Ory)-Kariu Perbesar

Ambon, SALAWAKU – Ikatan Keluarga Besar (IKB) Hatuhaha Amarima dan Beinusa Amalatu menyerukan perdamaian konflik Negeri Pelauw, Dusun Ory dan Negeri Kariu.

IKB Hatuhaha terdiri dari Ketua Presidium IKB Hatuhaha yang juga Ketua Umum IKBK Latief Marasabessy, Anggota Presidium Matasiri yang juga Ketua Umum GMP Syahrudin Latuconsina, Presidium Haturesi yang juga Ketua Umum Haturesi Rakanyawa Hendrik Noya, Presidium Samasuru Rusdi Karepesina, Presidium Mandalise yang juga Ketua Umum Ikkabamar Habib Amim sangadji serta Perwakilan Beinusa Amalatu Tuhaha yang diwakilkan kepada Kepala Pemuda Jeremias Kadayu.

Dalam keterangan rilis yang diterima media ini, Kamis (27/1/2022) mereka meminta agar warga Negeri Pelauw, Dusun Ory dan Negeri Kariuw tidak memperpanjang perselisihan yang terjadi, dan sebaliknya membangun perdamaian dan persaudaraan yang sejati.

“Kami mengajak masyarakat Negeri Pelauw, Dusun Ory dan Negeri Kariu agar percayakan penyelesaian pertikaian ini kepada aparat kepolisian dan TNI untuk menanganinya,” tandas Ketua IKB Hatuhaha Latief Marasabessy

Ketua GMP Syahrudin Latuconsina mengimbau agar warga Negeri Pelauw, Dusun Ory dan Negeri Kariu untuk dapat menahan diri dan tidak terpengaruh dengan isu-isu provokasi Hoax dan menghentikan konflik kekerasan karena hanya merugikan kedua belah pihak.

“Konflik yang terjadi jangan sampai digiring ke persoalan SARA karena itu hanya kesalahpahaman terkait batas ulayat. Mari kita ciptakan perdamaian,” ujar Latuconsina

Dirinya meminta pemerintah, TNI/Polri, tokoh masyarakat dan pemuka agama untuk ikut berperan membangun dialog dan komunikasi dalam penyelesaian sengketa yang terjadi, sekaligus mengajak masyarakat untuk bersatu dan hidup damai dalam persaudaraan sejati.

Ketua Umum Ikabamar Habib Amim Sangadji meminta agar masalah ini tidak melebar ke daerah lain, karena itu masyarakat harus dapat meningkatkan kewaspadaan dan tidak terpengaruh dengan isu provokasi yang dihembuskan pihak-pihak tidak bertanggungjawab.

“Saya harap konflik di Pulau Haruku dapat segera dilokalisir, dan tidak meluas. Semua pihak harus bisa menahan diri, tidak memperkeruh situasi, dan menyerahkan pada pihak keamanan,” tandasnya. (RS)

Artikel ini telah dibaca 30 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

GPK Maluku Siap Menangkan PPP di Pemilu 2024

4 November 2022 - 22:02 WIT

Anggota DPRD Keerom Komentari Soal Biaya Kesehatan Lukas Enembe

2 November 2022 - 12:42 WIT

Kendala Khusus, Wetar Utara Baru Diisi Satu Anggota Panwascam

27 Oktober 2022 - 18:11 WIT

Bawaslu Maluku Selesai Seleksi Panwascam, Total 352 Anggota Terpilih

27 Oktober 2022 - 17:48 WIT

Tokoh Adat Sekanto Papua: Warga Papua Harus Biarkan KPK Periksa Lukas Enembe

5 Oktober 2022 - 17:40 WIT

Yusuf Wally: Pembongkaran Pasar Mardika Tidak Efektif

15 September 2022 - 19:14 WIT

Trending di Pemerintahan