Geng Motor Satudarah, Hantu Eropa dan Filosofi Maluku

- Penulis Berita

Sabtu, 2 Oktober 2021 - 09:36 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Geng Motor Satudarah, Hantu Eropa dan Filosofi Maluku

i

Geng Motor Satudarah, Hantu Eropa dan Filosofi Maluku

Geng Motor Satudarah, Hantu Eropa dan Filosofi Maluku – Deru motor menggeram membelah jalanan di Amsterdam. Rombongan motor besar melintas dikendarai para pengendara gahar berbadan tegap. Dari belakang, terdapat emblem berwarna kuning menempel di jaket kulit hitam. Semua mengenakan tulisan sama, Satudarah Maluku. Satudarah adalah nama klub motor yang berasal dari Belanda. Meski berada di Belanda, nama tersebut terdengar ramah di telinga Indonesia. Klub tersebut didirikan oleh warga keturunan Maluku yang lama menetap di negeri Eropa itu. Tujuh orang Maluku mendirikannya pada 1990: Satudarah Motor Club.

Baca juga :   Begini Cara SSDM Polri Pulihkan Psikologi Anggota Operasi Damai Cartenz

Eksistensinya sebagai geng motor ternama begitu mendunia. Awalnya, anggota klub ini hanya mewadahi keturunan Maluku. Setelah membuka keanggotaan dari seluruh latar belakang, klub ini semakin besar.
Seperti dikutip situs resmi Satudarah, geng motor ini telah melebarkan sayapnya hingga ke Kanada, Malaysia, Singapura, Thailand, Curacao, Maroko, Suriname, Swiss, Turki, dan juga negeri asalnya Indonesia. Di negeri sendiri, Satudarah resmi didirikan pada Agustus 2012, berkembang ke sejumlah kota besar, seperti: Jakarta, Bali, dan Maluku.

Momok Eropa
Meski begitu, Satudarah di Belanda dikenal sebagai organisasi kriminal. Di samping deru motor mereka, aksi kriminal menjadi suara sumbang yang juga terdengar di telinga orang-orang Eropa. Satudarah MC lebih dikenal dengan klub motor berekam jejak kriminal.

Baca juga :   Begini Cara SSDM Polri Pulihkan Psikologi Anggota Operasi Damai Cartenz

Satudarah dianggap sebagai one-percent club. Sebutan ini tersemat setelah beberapa oknum anggota Satudarah banyak melakukan pelanggaran dan tindakan kriminal. Sebutan one-percent berasal dari American Motorcyclist Association yang menyebut bahwa 99 persen pengendara motor adalah warga negara yang baik, dan hanya satu persen yang kriminal.

Berita Terkait

Begini Cara SSDM Polri Pulihkan Psikologi Anggota Operasi Damai Cartenz
Tahun ke-49, RAT KUD Pelita Makmur Negeri Seith Digelar
TNI Polri Donor Darah Sambut HUT ke-78 Persit Kartika Chandra
Kadiv Humas Buka Pelatihan Kompetensi Anggota Kehumasan
Sejumlah Tokoh Adat Maluku Dukung Jenderal Said Latuconsina Untuk Pimpin Maluku
Real Count KPU 73,37%: Anies 24,25%, Prabowo 58,77%, Ganjar 16,98%
Kajati Buka Sosialisasi Tindak Pidana Sektor Keuangan 
Pemilihnya Naik Kelas, Sosok Widya Pratiwi Meritokrasi Iklim Demokrasi Maluku 
Berita ini 378 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Februari 2024 - 15:49 WIT

Begini Cara SSDM Polri Pulihkan Psikologi Anggota Operasi Damai Cartenz

Kamis, 22 Februari 2024 - 21:00 WIT

Tahun ke-49, RAT KUD Pelita Makmur Negeri Seith Digelar

Kamis, 22 Februari 2024 - 17:38 WIT

TNI Polri Donor Darah Sambut HUT ke-78 Persit Kartika Chandra

Kamis, 22 Februari 2024 - 16:57 WIT

Kadiv Humas Buka Pelatihan Kompetensi Anggota Kehumasan

Rabu, 21 Februari 2024 - 23:54 WIT

Sejumlah Tokoh Adat Maluku Dukung Jenderal Said Latuconsina Untuk Pimpin Maluku

Rabu, 21 Februari 2024 - 18:36 WIT

Kajati Buka Sosialisasi Tindak Pidana Sektor Keuangan 

Rabu, 21 Februari 2024 - 16:36 WIT

Pemilihnya Naik Kelas, Sosok Widya Pratiwi Meritokrasi Iklim Demokrasi Maluku 

Rabu, 21 Februari 2024 - 08:11 WIT

Polisi Tilang 7 Ranmor

Berita Terbaru

Politik

Tahun ke-49, RAT KUD Pelita Makmur Negeri Seith Digelar

Kamis, 22 Feb 2024 - 21:00 WIT

Politik

Kadiv Humas Buka Pelatihan Kompetensi Anggota Kehumasan

Kamis, 22 Feb 2024 - 16:57 WIT