Beranda Politik Gagasan Cerdas “MHS”, Caleg Muda Partai PAN

Gagasan Cerdas “MHS”, Caleg Muda Partai PAN

278
1

Gagasan Cerdas “MHS”, Caleg Muda Partai PAN – Berbekal dorongan masyarakat, dukungan keluarga, dan restu orang tua untuk mengabdikan diri pada masyarakat Kota Ambon, Muhammad Husain Salampessy S.H.,M.Kn akhirnya memutuskan ikut berkontestasi pada Pemilu 17 april 2019 sebagai calon legislatif DPRD Provinsi Maluku Dapil Maluku I (Kota Ambon) melalui Partai Amanat Nasional (PAN) dengan Nomor Urut 8.

Saat dikonfirmasi, MHS mengatakan, maju Pileg merupakan dorongan nurani untuk mengabdikan dan mewakafkan diri kepada masyarakat agar generasi muda Maluku sadar akan tantangan kedepan bahwa genersai muda tidak bias lagi berleha-leha semata.

“Tentu kita ingin sama-sama berbuat bagi Maluku yang lebih Maju, untuk itu Perlu kesiapan SDM muda yang responsif, bergerak cepat, visioner dan kreatif. ”
~ M H S ~

Muhammad Husain Salampessy (MHS) yang akrab disapa ucen dan atau Opel akronim Orang Pelauw adalah sosok anak muda kreatif dan visioner, MHS lahir di Desa Pelauw, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, pada tanggal 21 November 1991 silam, beliau adalah suami dari Farida Aprirahmi Latuconsina, S.Farm.,Apt.

MHS adalah Putra kedua dari bapak Ir.Moda Latupono, tentu menjadi pertanyaan kenapa marga yang disandang berbeda ini dikarenakan MHS sedari kecil diasuh oleh kakek dan nenek sehinggah MHS menyandang marga Salampessy.

MHS sendiri Menghabisakan masa kecil hingga remaja dengan nomaden atau berpindah-pindah dikarenakan Kakeknya yang merupakan abdi negara yang menjadi kepala kantor urusan agama yang periodik di pindah tugaskan ke Kecamatan-kecamtan namun secara garis besar MHS lebih banyak mengahbiskan masa remaja di Masohi kemudian Pindah Ke Ambon

Riwayat Pendidikan

Foto: MHS Saat Ujian Magister Kenotariatan pada Fakultas Hukum Universitas Gadja Mada (UGM), Yogyakarta dan lulus pada 2017

MHS pernah bersekolah di SD N 06 Kota masohi kemudian dikarenakan konflik sosial yang terjadi 1999 silam ia pindah ke Desa Pelauw dan bersekolah di SD Inpres 2 Kec. Pulau Haruku kemudian pindah di SD Inpres 1 Kec. Tehoru dan menamatkan Sekolah Dasar pada SD N 03 Kota Masohi.

MHS melanjutkan Sekolah menengah pertama tahun 2003 di SMP Negeri 2 Masohi hingga tamat kemudian melanjutkan Sekolah Menengah Atas pada SMA N 2 Masohi dan menamatkan Pada SMA N 11 Ambon tahun 2009.

Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar menjadi pilihannya untuk melanjutkan pendidikan S1 dan lulus kuliah pada 2013, tak sampai disitu dengan kemauan serta berbekal dukungan orang tua, ucen memilih untuk melanjutkan studi ke pendidikan yang lebih tinggi dengan mengambil Magister Kenotariatan pada Fakultas Hukum Universitas Gadja Mada (UGM), Yogyakarta dan lulus pada 2017.

Pengalaman Organisasi

“Saya meyakini lebih baik mempunyai sedikit ilmu lalu berbuat untuk kemaslahatan dan kepentingan masyarakat daripada mempunyai banyak ilmu lantas mati tidak berguna”
~ M H S ~

Selama masa studi, MHS dikenal sangat dekat dengan dunia organisasi tercatat ia pernah aktif dibeberapa Organisasi yaitu :

  • 2010 – 2012 ( Pengurus BEM Fak.Hukum UNHAS)
  • 2012 – 2013 ( Ketua Mahakamah Keluarga Mahasiswa Fakultas Hukum, Universitas Hasanuddin )
  • 2012 – 2013 (Ketua Serikat Mahasiswa Muslim Maluku Universitas Hasanuddin Siwalima )
  • 2015 ( Pengurus Keluarga Mahasiswa Notariat, Universiatas Gadja Mada )
  • 2019 (Ketua Bidang Agraria dan Pertanahan DPD KNPI dibawah kepemimpinan M.Faisal Saihitua)

Gagasan Caleg Muda, Humanis dan Sederhana

“saya membaktikan diri dan segenap kemampuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat”
~ M H S ~

Menurut MHS pada momentum Politik 2019 banyak kaum muda yang ikut berpartisipasi dalam meramaiakn kontestasi politik lokal maupun nasional.

Masuknya kaula muda dalam kontestasi politik tentu menjadi harapan baru dalam menjadi Indonesia lebih baik dan maju serta menjadi indikator bahwa regenerasi sedang berjalan.

Selain itu menjadi wakil rakyat dan aktif di politik dia jadikan sebagai teladan pada generasi muda Maluku untuk maju bersaing sebab dulu negeri ini pernah menghasilakan genersai muda yang militan dan pemikir semisal Dr. J. Leimena, A.M Sangadji hingga tokoh yang lain yang mulai berkiprah sejak dini usia 20-an.

“tampilnya kaula muda dengan segudang gagasan segar dan semangat ingin maju dan berbuat untuk sesama adalah hal positif yang mesti diapresiasi selain itu dengan tampilnya anak muda adalah indikator bahwa regenarsi kita sedangan jalan untuk memajukan bangsa dan negara”.

Ia meyakini bahwa dengan masuk kedalam sistem, maka akan semakin hal baik yang dapat dilakukan untuk berbakti kepada masyarakat. Menjadi wakil rakyat baginya adalah lahan pengabdian untuk melanjutkan tugas besar menjamin hak-hak sipil warga negara terpenuhi dengan baik.