Menu

Mode Gelap
Tokoh Lintas Iman di Maluku Deklarasi Damai Umat Beragama Chatime, Gerai Minuman Kekinian Telah Dibuka di Kota Ambon Band Etnik Reggae Asal Ambon Tampil Di Korea Pemprov Maluku dapat 2.208 formasi PPPK tahun 2022, Lowongan Honorer Tualeka Resmi Dilantik Pimpin IDI Wilayah Maluku

Politik · 2 Okt 2021 09:36 WIT ·

6 Fakta yang Bikin Kamu Bangga Jadi Orang Maluku


 6 Fakta yang Bikin Kamu Bangga Jadi Orang Maluku Perbesar

6 Fakta yang Bikin Kamu Bangga Jadi Orang Ambon – Masih ada yang ingat penggalan lagu di atas berasal dari mana ? Yep lagu daerah ‘Ayo Mama’ itu asalnya memang dari Ambon, Ibukota Provinsi Maluku yang tak pernah berhenti memikat hati.

Pasalnya, meskipun kebanyakan penduduknya berkulit gelap dengan postur tubuh yang relatif besar, hati mereka tetap bersih dan perangainya manis.Seperti pepatah bilang, ‘Orang Ambon parsis macang pohon sagu, tar bae di luar tapi barsi di dalang’ yang kurang lebih artinya Orang Ambon seperti pohon sagu, meskipun di luarnya tampak hitam dan menakutkan, tapi pohon sagu di dalamnya bersih seperti saripati sagu itu sendiri.

Salah satu kota yang terletak di timur Indonesia ini selalu menyimpan cerita unik. Kali ini, Salawaku akan mengulas beberapa hal menarik dari sio Ambon manise ini..

1. Ukulele, semacam gitar kecil yang dimainkan karakter Minion, ini waktu ke Indonesia singgahnya di Maluku terlebih dahulu

Foto : kulele adalah alat musik petik sejenis gitar berukuran kecil, sekitar 20 inci, dan merupakan alat musik asli Hawaii ditemukan sekitar tahun 1879

Yang udah nonton film Minion pasti familiar banget dengan kata ‘Ukulele’. Yep, ukulele adalah sebutan untuk gitar kecil yang sering dimainkan oleh para minion lucu di film itu. Ukulele adalah alat musik petik sejenis gitar berukuran kecil, sekitar 20 inci, dan merupakan alat musik asli Hawaii yang ditemukan sekitar tahun 1879.

Di Indonesia sendiri, alat musik yang biasa disebut ‘bayi gitar’ itu memang lebih sering kita temukan dalam pertunjukkan musik keroncong. Tapi ternyata kedatangan pertama Ukulele ini bukan di Pulau Jawa lho, melainkan di Kepulauan Maluku, kepulauan yang ibukotanya adalah Ambon. Alfonso d’Alburqueque yang membawanya. Ia adalah pemimpin armada Portugis yang membawa Ukulele ke kepulauan Maluku untuk pertama kalinya.

2. ‘Katong Samua Basudara’ adalah ajakan orang Ambon untuk terus memupuk semangat persaudaraan

Foto : Budaya Pela gandong adalah pranata sosial bagi orang-orang di Maluku

Ungkapan-ungkapan di atas berarti adanya keinginan untuk terus berusaha saling membantu. Apapun yang dialami oleh salah satu dari orang Ambon ini, yang lainnya juga akan ikut merasakan. Hal ini disasari keterikatan dan ikatan emosional sebagai sesama orang Ambon, yang bahkan melebihi hubungan keluarga kandung.

Karena pada dasarnya orang Ambon ini menghidupi falsafah ‘katong samua basudara’ (kita semua bersaudara). Sekalipun secara biologis mereka tidak memiliki hubungan darah, tapi bagi orang Ambon menjaga persaudaraan tetap merupakan suatu amanah.

 

3. Senam Poco-Poco yang melodinya ceria ini asalnya dari lagu Maluku

Foto : Senam Poco-Poco yang melodinya ceria ini asalnya dari lagu Maluku

Dari sekian banyak senam yang bisa bikin berkeringat, senam poco-poco ini salah satu yang paling bikin semangat. Senam ini ternyata asal gerakannya dari tarian poco-poco yang mulai popular sejak tahun 2000-an. Gerakannya terbilang mudah dan juga menyehatkan. Tak heran sewaktu diadaptasi menjadi gerakan senam, poco-poco ini lebih banyak diminati.

Yang lebih menarik lagi, senam ini berasal dari lagu yang juga berjudul ‘Poco-poco’, dan kebanyakan liriknya dalam Bahasa Ambon. Lagu ini diciptakan oleh pencipta lagu asal Ambon yang bernama Arie Sapulette dan dinyanyikan oleh penyanyi terkenal, Yopie Latul. Gayanya yang khas, dan melodinya yang ceria membuat lagu Poco-poco ini semakin digemari menambah semangat saat berolah-raga ‘kan ?

4. Mau menikmati keindahan pantai sekelas Bora-bora ? Nggak perlu jauh-jauh ke ke tengah samudera Pasifik, datang saja ke pantai Ora.

Foto : Pantai Ora adalah suatu pantai yang terletak Pulau Seram, kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah, Maluku, Indonesia. Pantai yang berlokasi di ujung barat teluk Sawai ini berada di sebelah Desa Saleman dan Desa Sawai, di tepi hutan Taman Nasional Manusela

 

Daripada pergi ke Bora-bora nun jauh di sana, lebih baik datang saja ke pantai Ora. Sejauh mata memandang, pantai Ora ini memang seolah surga dunia. Pesona keindahan alam yang ditawarkan dan kejernihan air yang diperlihatkan memang sangat menawan.

Perjalanan menuju pantai ‘surga’ ini memang cukup memakan waktu. Dari Ambon untuk ke pantai ini kira-kira menghabiskan waktu sekitar 4 jam.  Selepas dari Ambon, tempat pertama yang akan dituju  mulai dari Bandneira. Lalu perjalanan dilanjutkan lagi ke Pelabuhan Amahay menggunakan kapal cepat yang perjalanannya menyebrangi pulau, perjalanan kapal ini kira-kira 2 jam.

Baru deh selanjutnya kita menuju Pulau Seram, tempat dimana pantai ini berada. Sekalipun perjalanan ini cukup melelahkan, tapi dijamin semuanya akan sebanding dengan keindahan yang didapat dari berkunjung ke pantai Ora ini.

5. Kosakata Bahasa sehari-hari orang Ambon kebanyakan juga dari Bahasa Belanda

Foto : Orang Maluku di Belanda

Dalam percakapan harian, ada banyak kosakata dari Bahasa Belanda yang digunakan oleh orang Ambon. Misalnya saja ‘Dangke’ yang artinya terima kasih dalam Bahasa Belanda ‘Dankje.’ Lalu Fork untuk menyebut garpu yang berasal dari ‘Vork.’ Ada juga ‘Mar’, berasal dari ‘Maar’ yang artinya tetapi. Kemudian ‘Trap’ yang artinya anak tangga, ‘Oto’ yang berasal dari ‘Auto’ yang berarti mobil, ‘Vor’ dari ‘Voor’ artinya untuk, lalu ‘Lopas’ dari ‘Loop’ yang berarti lari, serta kata-kata lainnya yang juga berasal dari serapan Bahasa Belanda.

6. Banyaknya penyanyi bersuara emas yang asalnya dari Ambon, membuatnya dijuluki Kota Music Dunia

Ambon City Of Music

Kamu pernah dengar lagu ‘You make my world so colorful’ yang dinyanyikan Daniel Sahuleka ? Kamu juga pasti hafal dengan lagu-lagunya Glenn Fredly Latuihamallo ‘kan ? Selain itu kamu tahu Melly Goeslaw, Utha Likumahuwa, atau Monita Tahalea jebolan Indonesian Idol? Ya, deretan penyanyi internasional dan nasional itu punya darah Ambon.

Konon katanya orang Ambon ini rata-rata memang dilahirkan dengan bakat pandai bernyanyi. Hampir dalam tiap aktifitas dan pertemuan pun mereka selalu bernyanyi. Tidak heran kenapa banyak jejeran penyanyi bersuara merdu yang asalnya dari Ambon atau memiliki darah Ambon. Karena bakat ini diturunkan turun temurun dan terus menerus dilatih di tiap generasi. Pantesan aja suara mereka cetar membahana semua ya

Itu tadi sekilas fakta menarik yang berasal dari Ambon. Mungkin masih banyak lagi keunikan lain yang dimiliki Sio Ambon Manise ini. Yang pasti, seperti semangat dan filosofi persaudaraan yang mereka miliki, katong samua basudara e

Artikel ini telah dibaca 422 kali

badge-check

Jurnalis

Baca Lainnya

GPK Maluku Siap Menangkan PPP di Pemilu 2024

4 November 2022 - 22:02 WIT

Anggota DPRD Keerom Komentari Soal Biaya Kesehatan Lukas Enembe

2 November 2022 - 12:42 WIT

Kendala Khusus, Wetar Utara Baru Diisi Satu Anggota Panwascam

27 Oktober 2022 - 18:11 WIT

Bawaslu Maluku Selesai Seleksi Panwascam, Total 352 Anggota Terpilih

27 Oktober 2022 - 17:48 WIT

Tokoh Adat Sekanto Papua: Warga Papua Harus Biarkan KPK Periksa Lukas Enembe

5 Oktober 2022 - 17:40 WIT

Yusuf Wally: Pembongkaran Pasar Mardika Tidak Efektif

15 September 2022 - 19:14 WIT

Trending di Pemerintahan