Bodewin di Depan Siswa SMP 4 Ambon: Prestasi Penting, Karakter Jadi Penentu
Ambon, Salawaku- Wali Kota Ambon Bodewin Wattimena mengingatkan para pelajar bahwa menjadi pintar saja tidak cukup untuk meraih masa depan. Kecerdasan harus dibarengi karakter, ketekunan, serta kemampuan menghadapi berbagai tantangan kehidupan.
Penegasan tersebut disampaikan Bodewin saat menjadi tokoh inspirasi dalam kegiatan kokurikuler Kelas VII SMP Negeri 4 Ambon bertema “Aku dan Prestasiku”, Kamis (8/10/2026).
Di hadapan para siswa, Bodewin menegaskan bahwa pendidikan tidak boleh hanya berorientasi pada nilai akademik. Pendidikan harus mampu membentuk manusia secara utuh, baik dari sisi intelektual, emosional, sosial maupun spiritual.
Ia kemudian membagikan pengalaman hidupnya sebagai motivasi bagi para siswa.
Bodewin mengaku lahir dan tumbuh dari keluarga sederhana. Sejak kecil, dirinya sudah terbiasa menghadapi berbagai keterbatasan. Untuk bersekolah, ia harus berjalan kaki dan melakukan berbagai pekerjaan sederhana, termasuk berjualan kue dan es untuk membantu kebutuhan keluarga.
Keterbatasan tersebut, kata Bodewin, justru menjadi bagian penting dalam membentuk mental dan semangat juangnya.
Ia terus mengejar pendidikan hingga akhirnya diterima di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) pada 1993. Perjalanan panjang sebagai aparatur sipil negara kemudian mengantarkannya menjadi Penjabat Wali Kota Ambon pada 2022 hingga akhirnya terpilih sebagai Wali Kota Ambon.
Dari perjalanan tersebut, Bodewin meminta para siswa tidak menjadikan keterbatasan ekonomi maupun kondisi keluarga sebagai alasan untuk berhenti mengejar cita-cita.
“Orang tua, guru, dan sekolah memberikan arah. Tetapi yang menentukan seseorang menjadi apa adalah dirinya sendiri,” ujar Bodewin.
Ia juga mengingatkan para siswa agar mampu menjaga diri dari berbagai ancaman yang dapat merusak masa depan generasi muda, seperti narkoba, minuman keras, pergaulan bebas dan perundungan.
Menurutnya, membangun masa depan harus dimulai sejak bangku sekolah melalui kebiasaan sederhana, seperti menghormati orang tua dan guru, menghargai teman, disiplin, serta memiliki tanggung jawab terhadap diri sendiri.
“Pintar secara intelektual harus didukung dengan karakter yang baik. Dengan begitu, jalan menuju masa depan akan terbuka luas,” katanya.
Bodewin berharap pengalaman hidup yang dibagikannya dapat menjadi motivasi bagi siswa SMP Negeri 4 Ambon untuk berani bermimpi, bekerja keras dan tidak mudah menyerah dalam menghadapi keadaan.
Sebab, baginya, prestasi dapat mengantarkan seseorang menuju keberhasilan, tetapi karakterlah yang menentukan bagaimana keberhasilan itu digunakan dan ke mana seseorang melangkah di masa depan.

