Rutan Ambon Perkuat Pelayanan Kepada Warga Binaan Melalui DAPUR BESTI

Ambon, Salawaku — Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon terus memperkuat kualitas pelayanan kepada warga binaan melalui penyediaan makanan yang bersih, sehat, aman, bergizi, dan dikelola secara profesional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian Dapur BESTI, yang merupakan akronim dari Bersih, Efisien, Sehat, Tertib, dan Inovatif.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Rutan Ambon, Jefry R. Persulessy, mengatakan penyelenggaraan makanan merupakan bagian penting dari pembinaan dan pelayanan pemasyarakatan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan.

Menurutnya, penyediaan makanan bagi warga binaan tidak boleh dipandang sebatas kegiatan administratif, tetapi merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan yang harus memenuhi standar kesehatan, kebersihan, keamanan pangan, gizi, dan akuntabilitas.

“Dapur BESTI bukan sekadar sebuah nama, melainkan semangat perubahan yang kami bangun bersama,” ujar Jefry.

Ia menjelaskan, konsep BESTI memiliki makna pada setiap unsurnya. Bersih dalam pengelolaan lingkungan dapur, Efisien dalam pemanfaatan sumber daya, Sehat dalam penyajian makanan sesuai standar kesehatan dan keamanan pangan, Tertib dalam administrasi maupun proses kerja, serta Inovatif dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada warga binaan.

Jefry menegaskan, keberhasilan pembinaan warga binaan tidak hanya bergantung pada program pembinaan kepribadian dan kemandirian. Pemenuhan kebutuhan dasar, termasuk makanan yang layak dan bergizi, menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.

“Dengan kondisi fisik yang sehat, proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal sehingga tujuan pemasyarakatan dapat tercapai,” katanya.

Peresmian Dapur BESTI, lanjut Jefry, juga menjadi bukti komitmen Rutan Ambon dalam mendukung transformasi pemasyarakatan yang semakin PASTI dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Ia berharap Dapur BESTI dapat menjadi contoh pengelolaan dapur pemasyarakatan yang memenuhi standar kebersihan, sanitasi, keamanan pangan, sekaligus memberikan kenyamanan bagi petugas yang bekerja di dalamnya.

Jefry turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, jajaran pegawai, mitra kerja, serta pihak-pihak yang telah berkontribusi dalam mewujudkan Dapur BESTI hingga dapat diresmikan.

Ia berpesan agar peresmian tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial.

“Setelah diresmikan, kita memiliki tanggung jawab yang lebih besar untuk menjaga kebersihan, merawat fasilitas, mempertahankan standar operasional, serta terus melakukan evaluasi dan inovasi,” tegasnya.

Dengan demikian, keberadaan Dapur BESTI diharapkan benar-benar memberikan manfaat bagi warga binaan maupun petugas sekaligus memperkuat kualitas pelayanan pemasyarakatan di Rutan Kelas IIA Ambon.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *