Namlea, Salawaku – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Namlea semakin sigap menjelang Hari Raya Natal yang akan jatuh pada esok hari. Hal itu ditunjukkan Lapas Namlea dengan kembali melaksanakan razia rutin di kamar-kamar hunian, Rabu (24/12).
Dilaksanakan usai apel siaga, kegiatan ini dikomandoi langsung Kepala Lapas Namlea, Muhammad M. Marasabessy didampingi para Kepala Subseksi, staf, petugas pengamanan, dan personel Babinsa dari Desa Jikumerasa.
Meskipun berlangsung di tengah derasnya hujan, tak menyurutkan komitmen petugas untuk memastikan blok warna binaan steril dari benda dan barang terlarang.
“Kita sudah memasuki H-1 Natal dan kita lakukan razia sebelum hari perayaannya. Fokus kita adalah agar warga binaan tidak menyimpan barang-barang yang resikonya bisa memicu gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Marasabessy.
Satu-persatu kamar hunian yang ada di 4 blok berbeda digeledah petugas dan menemukan sekumpulan benda tajam, besi, kaleng, silet, paku, alat cukur, kawat, batu, botol kaca, dan sendok. Handphone dan alat komunikasi nihil ditemukan petugas selama razia.
“Kita berhasil mengumpulkan 53 benda yang sekiranya tidak diperkenankan warga binaan untuk memakainya. Kita perlu antisipasi hal itu karena mungkin saja digunakan untuk hal-hal yang membahayakan,” ujar Marasabessy.
Sementara itu, Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Heriyanto, menegaskan temuan ini akan segera ditindak dengan tegas oleh jajarannya. “Puluhan benda-benda akan kami musnahkan agar tidak ada peluang bagi warga binaan menggunakannya lagi. Hal ini kami perlu tegaskan karena blok hunian adalah area steril dari segala bentuk penyalagunaan barang yang sudah dilarang dalam tata tertib,” tegas Heriyanto.







