Lapas Geser Intesifkan Penggeledahan Blok Hunian Wujudkan Stabilitas Kamtib

Geser, Salawaku, Penggeledahan intensif pada area blok hunian warga binaan terus digencarkan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser. Upaya tersebut dilakukan guna mengantisipasi resiko terjadinya gangguan Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) sekaligus mensterilisasi lingkungan Lapas Geser agar bersih dari perederan barang/benda terlarang, rabu (30/7/2025).

Kegiatan  tersebut melibatkan Kasubsi Kamtib, Surdin Derlen bersama jajaran pengamanan dan calon pegawai negeri sipil (CPNS) Tahun anggaran 2024.

Derlen mengatakan kegiatan rutin ini merupakan implementasi dari komitmen Lapas Geser dalam menindaklanjuti arahan langsung Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Kemjen Pol. (Purn) DRS. Agus Andrianto, yang disampaikan kembali oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, perihal pemberantasan peredaran benda/barang terlarang (narkoba dan handphone) di lingkungan Lapas/Rutan. Lanjut Derlen, selain itu kegiatan ini juga sekaligus menjadi ruang untuk memberikan pemahaman tentang prosedur penggeledahan yang benar bagi tunas muda Pemasyarakatan.

Selanjutnya, Derlen membeberkan kegiatan penggeledahan yang dilakukan berlangsung aman dan lancar. “dari hasil pemeriksaan dan penertiban ini masih ditemukan beberapa benda/barang terlarang yang langsung diamankan petugas berupa; cermin, silet, alat cukur, botol parfum kaca dan korek api gas. Hasil ini akan menjadi bahan evaluasi seluruh jajaran dalam upaya pencegahan dan pemberatasan barang/benda terlarang di lingkungan Lapas Geser” jelas Derlen.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas III Geser, Mulyo Utomo, mengatakan penggeledahan Intensif dan insidentil dilakukan dengan tujuan untuk deteksi dini terhadap potensi pelanggaran yang mungkin terjadi di lapas serta memicu stabiltas Kamtib, utamanya adalah handphone, narkoba maupun senjata tajam.

“Kendati hasil penggeledahan tidak ditemukan barang berbahaya (narkoba, handphone dan senjata tajam), namun kita semua harus tetap fokus akan segala kemungkinan yang dapat terjadi, “Waspada Jangan-Jangan”. berikutnya Saya tekankan lagi kepada semua petugas agar tetap menjaga integritas dan profesionalisme dalam mengawal dan memastikan sistem Pemasyarakatan terselenggarakan secara maksimal yang diawali dengan kondusifnya lingkungan Lapas Geser, sehingga proses pembinaan dapat berjalan efektif” pungkas Utomo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *