Pendekatan Humanis Dampingi Klien, Bapas Ambon Dengar Curhatan Keluarga
Ambon, Salawaku– Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Ambon terus berupaya untuk memperkuat pendekatan yang humanis dan partisipatif dalam proses pendampingan klien.
Salah satu langkah konkret yang dilakukan ialah membuka dialog terbuka dengan keluarga klien. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk mendengar curhatan dan sharing keluarga dalam mendukung proses integrasi sosial klien, Senin (21/7/2025).
Dalam kegiatan tersebut, Diana Tiwery selaku Asisten Pembimbing Kemasyarakatan (APK) memfasilitasi dialog terbuka dengan keluarga klien. Menurutnya, keterlibatan keluarga memegang peran krusial dalam keberhasilan proses pendampingan.
“Ketika kami mendengar langsung dari keluarga, banyak hal yang sebelumnya tidak terlihat menjadi lebih jelas. Pendampingan tidak bisa hanya berdasarkan laporan administratif, tapi juga harus menyentuh aspek emosional dan sosial dari klien,” ujar Diana.
Diana menuturkan bahwa keluarga merupakan elemen penting dalam mendukung perubahan klien. Ia menjelaskan bahwa kehadiran, dukungan moral, serta komunikasi yang baik dari keluarga dapat mempercepat proses reintegrasi sosial klien ke masyarakat.
Keluarga klien yang turut hadur menyampaikan apresiasi atas ruang diskusi yang disediakn. Ia mengaku merasa dihargai karena diberi ruang untuk berbicara dan didengar oleh petugas.
“Saya senang bisa menyampaikan uneg-ungen langsung. Selama ini saya bingung mau curhat ke siapa. Dengan adanya sesi ini, saya merasa tidak sendiri, saya merasa aman karena selalu didampingi petugas,” tutur keluarga klien.
Ellen M. Risakotta selaku Kepala BApas (Kabapas) mengatakan kegiatan ini akan terus dikembangkan sebagai bentuk pelayanan prima dalam merespon kebutuhan klien.
“Sebagai fasilitator perubahan, melalui kegiatan ini kami ingin mempererat hubungan dengan keluarga klien, sehingga komunikasi dua arah dapat berjalan dengan baik. Harapannya, ketika klien kembali ke lingkungan masyarakat, mereka dapat memperoleh dukungan dan motivasi yang kuat dari keluarga,” ungkap Risakotta.


