PBB Indikasi Dukung Assagaff

PBB Indikasi Dukung Assagaff

PBB Indikasi Dukung Assagaff – Ambon, Salawaku Partai Bulan Bintang (PBB), berindikasi akan mendukung Gubernur Patahana Said Assagaf dalam ajang Pilgub 2018 mendatang.

Hal ini ini utarakan Ketua DPC PBB Kota Ambon, Riduan Hasan yang mengaku khusus untuk PBB kota Ambon, akan mendukung Assagaf, pasalnya bukan tanpa alasan, selama masa kepemimpinan Said Assagaf menurutnya, masih dikatakan baik dan masih layak untuk memimpin Provinsi yang bertajuk bumi raja-raja ini ke dua kali.

Menurutnya, untuk Pilgub 2018, DPC kota Ambon telah menyimak situasi dan kondisi kemudian perkembangan politik beberapa tahun terakhir ini, terutama saat Maluku dipimpin oleh Gubernur Said Assagaff dapat dikatakan masih baik dan mengalami peningkatan signifikan.

Untuk itu, DPC akan rapat bersama untuk menentukan kepastian memberikan dukungan bagi Said Assagaff sebagai calon Gubernur Maluku

“Mudah-mudahan di DPC tidak ada faksi-faksi sama seperti Pilwakot. Dan kita lebih condong, serta memastikan bahwa kita akan ke pa Assagaff,” tandas ketua DPC PBB kota Ambon, Riduan Hasan kepada wartawan di Ambon, Sabtu (3/6)

Meskipun Pilgub adalah gawenya DPW dan PBB tidak memiliki kursi di DPRD provinsi, tetapi menurut Riduan, mesin organisasi di struktur DPC-DPC dengan kekuatan kursi di parlemen di beberapa daerah tentu menjadi perhatian juga dalam pengambilan keputusan. Karena ujung tombak partai adalah DPC bukan saja DPW. Artinya menurut Riduan, Pilgub nanti PBB akan berada sebagai partai pendukung bagi pasangan Gubernur-wakil Gubernur Maluku bukan pengusung.

“Pilgub memang kita partai pendukung. Tapi, hak kita menentukan dukungan politik. Arah DPC 11 kabupaten/kota dilihat condong ke pa Assagaff. Ini juga sudah dilakukan komunikasi ke ketua wilayah, komunikasi politik ini penting sehingga tidak terulang lagi faksi waktu Pilwakot. Semoga pada waktunya tidak ada dan semua satu garis, satu baris dalam mengambil sikap politik antara DPW dan DPC. Kota Ambon kita pasti ke beliau,” ucap anggota DPRD kota Ambon itu.

Terhadap hal itu, ditambahkan Riduan, dirinya akan mengkomunikasikan dengan ketua wilayah PBB Maluku, Saleh Wattiheluw agar dalam waktu dekat segera menggelar rapat koordinasi wilayah Maluku guna memastikan arah dukungan ke Said Assagaff.

“DPC dan DPW harus rapat untuk memastikan dukungan ke pa Bib. Serta bisa menyampaikan ke beliau sikap politik PBB,” tukasnya.

Selanjutnya bagi Riduan, tinggal siapa yang pas menjadi wakil Assagaff. Karena, kalau dilihat dari sisi politiknya penentuan kemenangan juga di posisi Wakil Gubernur apabila ingin memenangi perhelatan pemilihan di tahun depan. Dirinya berpendapat, pendamping yang tepat bagi Assagaff untuk eksternal Golkar adalah Edwin Adrian Huwae.

Ia berasalan, selain muda, Edwin Huwae sudah cukup matang dan menjadi ketua DPRD Maluku, tetapi juga Edwin adalah sebagai pemimpin partai besar di Maluku, PDI Perjuangan.

“Menurut saya, Huwae bagus dampingi pa Bib. Dengan mengambilnya, tentu PDIP tidak akan mendukung pasangan lain lagi. Koalisi Golkar-PDIP sangat kuat. Bila keadaan mendesak dan tidak ada alternatif maka bisa gandeng pa Ety Sahuburua kembali atau pa Richard Louhenapessy. Itu menurut kacamata saya. Kalau ada alternatif lain dari pa Bib, menjadi kewenangan penuhnya,” beber Hasan yang juga pendiri PBB di Maluku. Sekarang, menurutnya tinggal kembali ke PDIP, apakah siap berada di posisi wakil Gubernur atau memilih mencalonkan pilihannya sendiri.

Hal ini pasti akan menarik dalam perkembangan kedepannya. Riduan tidak memungkiri meski ada calon lain yang bertarung di Pilgub, tapi dirinya menganggap incumbent, Said Assagaff masih terlalu kuat dan tangguh untuk menang guna jalani periode keduanya. “Berdasarkan situasi politik terkini dan pandangan kedepan, titik kuncinya di PDIP mau jadi wakil atau usung sendiri. Intinya, pa Bib masih kuat dan berpeluang lanjut lah,” akuinya. (S-01)


Warning: printf() expects at least 1 parameter, 0 given in /home/bpmaluku/public_html/salawaku.com/wp-content/themes/newspaper/content-single.php on line 52

Share this post