Jelang HPN, PWI Malteng Gelar Dialog

Jelang HPN, PWI Malteng Gelar Dialog

Jelang HPN, PWI Malteng Gelar Dialog – Menjelang pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) tanggal 9 Pebruari 2017 nanti di Kota Ambon Provinsi Maluku, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Maluku Tengah menggelar dialog dengan nama Marinyo Pamahanu Club (MPC) di Masohi Senin kemarin (12/12/2016).

Diskusi dengan sorotan tema SAVE NKRI merupakan topik utama yang di angkat oleh PWI Malteng guna membahas berbagai permasalahan yang terjadi dan yang di hadapi oleh bangsa Indonesia saat ini, akibat adanya berbagai upaya untuk menghancurkan Pancasila dan UUD 1945.

Menyikapi berbagai masalah yang di hadapi bangsa saat ini, maka acuan dialog yang laksanakan PWI Malteng melalui sub tema Maluku Tengah Untuk Indonesia, Nasionalisme Yes, Rasisme No.

Dialog dengan nama MPC itu menghadirkan Angkatan Muda Gereja, Pergerakan Mahasiswa Islam dan Kriseten, para Raja, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, LSM, pimpinan Partai Politik, OKP dan unsur Pemerintah Daerah serta anggota DPRD Malteng.

Sebagai pembicara dalam dialog tersebut Ketua DPRD Malteng, Kapolres Malteng, Dandim 1502 Binaiya Masohi, Ketua Klasis GPM Masohi, Ketua MUI Malteng, Pimpinan Kejaksaan Negeri Masohi dengan pemandu dialog Ketua PWI Malteng Yuslan Idris.

Dialog MPC berjalan sangat alot karena banyak masukan dan kritikan yang disampaikan peserta menyangkut kehidupan masyarkat di Maluku terutama di Kabupaten Maluku Tengah, yang hidup berdampingan dan saling gotong royong dalam kehidupan sehari-hari sejak dahulu.

Artinya, masyarakat Malteng memiliki ikatan rasa kasih sayang, persaudaraan dengan cermin pela gandong baik Islam maupun Kristen dengan tidak memandang suku, agama, ras, budaya maupun adat istiadat, sehingga tetap mengutamakan nasionalisme dan menghindari Rasisme dalam kehidupan sehari-hari.

Implementasi dari Rasisme yang dimainkan oleh pihak-pihak tertentu Dikutuk keras oleh masyarakat di Kabupaten Maluku Tengah, dan aparat Kepolisian, TNI dan Kejaksaan dapat bertindak cepat, tegas dan netral, dalam penegakan hukum kepada oknum-oknum yang ingin menghancurkan daerah ini.

Ketua DPRD, Kapolres, Dandim, Kajari maupun pimpinan keagamaan di Malteng berjanji untuk tetap menjadi orang terdepan dalam penegakan hukum dan siap memberantas berbagai kegiatan Rasisme di bumi Pamahanunusa.


Warning: printf() expects at least 1 parameter, 0 given in /home/bpmaluku/public_html/salawaku.com/wp-content/themes/newspaper/content-single.php on line 52

Share this post